Menu

Mode Gelap
Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton Ikatan Keluarga Minangkabau Laporkan Abu Janda ke Polres Nagan Raya  Patuh Kumpulkan Zakat PT BSP Dapat Apresiasi dari Bupati Nagan Raya  Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal

Uncategorized

Kepala Syahbandar: Mifa Sudah Mau Membantu, Tapi Keagenan Bersikeras Menunggu Bukti

badge-check


					Kepala Syahbandar: Mifa Sudah Mau Membantu, Tapi Keagenan Bersikeras Menunggu Bukti Perbesar

 

Narasiterkini.com, Meulaboh- Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Meulaboh Syamsul Arif menyampaikan bahwa pihak Syahbandar telah bekerja dengan optimal.

 

“Alhamdulillah untuk saat ini sudah ada pihak yang ingin membantu dalam mengatasi musibah para nelayan yang terjadi pada pekan lalu,” sebut Syamsul Arif kepada media pada Selasa (07/9/2021).

 

“Dalam penyelesaiannya sendiri bahwa insiden ini belum ada pihak yang disalahkan karena kalau dikembangkan bakal rumit dan memakan waktu yang sangat lama” tambah Syamsul Arif.

 

Lanjutkan, Syamsul Arif, “Terkait dengan musibahnya para nelayan kita, sampai hari ini kita masih mencari penyelesaian yang terbaik, dimana hari ini kita tidak mencari lagi siapa yang bersalah, sekarang adalah bagaimana caranya nelayan kita dapat kembali melaut dan kapal yang sudah rusak dapat kembali seperti semula,” ucap Syamsul.

 

Untuk penanganan tersebut pihak Syahbandar sudah berbicara dengan beberapa pihak termasuk pihak keagenan dan PT Mifa Bersaudara, kebetulan Mifa sendiri sudah memberi sinyal dan menyampaikan bahwa siap untuk membantu para nelayan tapi dalam hal ini Mifa tidak ingin disalahkan, tapi apa yang menjadi permintaan nelayan hari ini Mifa mau membantu.

 

Kemudian kata Kepala Syahbandar pihak Tri Elang mereka akan bersinergi selaku pihak keagenan atau sebagai pengganti pemilik kapal, namun mereka masih belum ada sinyal untuk dapat membantu para nelayan, mereka ingin ada bukti.

 

“Kita akan berusaha bagaimana caranya nelayan harus terbantu, dan hari ini kita akan mengadakan duduk Pakat bersama yang terkait untuk membahas mengenai kejadian kecelakaan kapal nelayan semoga dihari ini ada solusi untuk penyelesaian dan nelayan dapat kembali berkerja seperti yang diharapkan,”harap Syahbandar.

 

Ia menambahkan jika nantinya ada pihak tidak mau menerima seperti keputusan yang disampaikan di atas, maka pihak Syahbandar siap melakukan kaji ulang sampai dimana, karena semuanya tentu ada fakta aktual yang harus dilaksanakan selanjutnya.

 

Tapi harus kita mempertanyakan kembali ke beberapa pihak yang mau menerima solusi, “ya kalau misalnya pihak mereka yang tidak mau menerima solusi yang seperti kita katakan tadi maka silahkan cari cara lain mungkin yang lebih tepat seperti yang dikatakan tadi,”demikian kata Syamsul Arif. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemput Keberkahan di Bulan Ramadan, PWI Adakan Bukber dan Santuni Anak Yatim

11 Maret 2026 - 23:11 WIB

Respon Cepat, PUPR Aceh Barat Rehabilitasi Jembatan Rambong-Kuta Padang

8 Maret 2026 - 16:01 WIB

Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke Rumah Warga di Beutong Ateuh

6 Maret 2026 - 13:13 WIB

Peringati HPN, SWI Aceh Barat Gelar Tausiah Akbar Dan Doa Untuk Korban Banjir

26 Februari 2026 - 12:15 WIB

Jembatan Darurat Penghubung Blang Luah- Alue Sikaya Selesai Diperbaiki, Beban Tampung Hanya 5 Ton

25 Februari 2026 - 15:44 WIB

Trending di Daerah