Menu

Mode Gelap
Sempat Viral Media Bayi Bocor Jantung, Wakil Ketua I DPRK Nagan Raya Berkunjung dan Salurkan Bantuan Bupati Nagan Raya Harap DPR Gampong Kompak untuk Bangun Desa dengan Keuchik PUPR Aceh Barat Tingkatkan kualitas Ruas Jalan Paya Baro- Pasi Janeng Ratusan Lansia di Nagan Raya Senyum Bahagia Ikut Wisuda Progam Sidaya Pemuda Muhammadiyah Desak Kajati Aceh Usut Tuntas Temuan 17 M di Dinas Pertanian Aceh Selatan Mulai Bulan ini RS Cahaya Husada Nagan Raya Sudah Dapat Layani Pasien BPJS Kesehatan

Uncategorized

Kepala Syahbandar: Mifa Sudah Mau Membantu, Tapi Keagenan Bersikeras Menunggu Bukti

badge-check


					Kepala Syahbandar: Mifa Sudah Mau Membantu, Tapi Keagenan Bersikeras Menunggu Bukti Perbesar

 

Narasiterkini.com, Meulaboh- Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Meulaboh Syamsul Arif menyampaikan bahwa pihak Syahbandar telah bekerja dengan optimal.

 

“Alhamdulillah untuk saat ini sudah ada pihak yang ingin membantu dalam mengatasi musibah para nelayan yang terjadi pada pekan lalu,” sebut Syamsul Arif kepada media pada Selasa (07/9/2021).

 

“Dalam penyelesaiannya sendiri bahwa insiden ini belum ada pihak yang disalahkan karena kalau dikembangkan bakal rumit dan memakan waktu yang sangat lama” tambah Syamsul Arif.

 

Lanjutkan, Syamsul Arif, “Terkait dengan musibahnya para nelayan kita, sampai hari ini kita masih mencari penyelesaian yang terbaik, dimana hari ini kita tidak mencari lagi siapa yang bersalah, sekarang adalah bagaimana caranya nelayan kita dapat kembali melaut dan kapal yang sudah rusak dapat kembali seperti semula,” ucap Syamsul.

 

Untuk penanganan tersebut pihak Syahbandar sudah berbicara dengan beberapa pihak termasuk pihak keagenan dan PT Mifa Bersaudara, kebetulan Mifa sendiri sudah memberi sinyal dan menyampaikan bahwa siap untuk membantu para nelayan tapi dalam hal ini Mifa tidak ingin disalahkan, tapi apa yang menjadi permintaan nelayan hari ini Mifa mau membantu.

 

Kemudian kata Kepala Syahbandar pihak Tri Elang mereka akan bersinergi selaku pihak keagenan atau sebagai pengganti pemilik kapal, namun mereka masih belum ada sinyal untuk dapat membantu para nelayan, mereka ingin ada bukti.

 

“Kita akan berusaha bagaimana caranya nelayan harus terbantu, dan hari ini kita akan mengadakan duduk Pakat bersama yang terkait untuk membahas mengenai kejadian kecelakaan kapal nelayan semoga dihari ini ada solusi untuk penyelesaian dan nelayan dapat kembali berkerja seperti yang diharapkan,”harap Syahbandar.

 

Ia menambahkan jika nantinya ada pihak tidak mau menerima seperti keputusan yang disampaikan di atas, maka pihak Syahbandar siap melakukan kaji ulang sampai dimana, karena semuanya tentu ada fakta aktual yang harus dilaksanakan selanjutnya.

 

Tapi harus kita mempertanyakan kembali ke beberapa pihak yang mau menerima solusi, “ya kalau misalnya pihak mereka yang tidak mau menerima solusi yang seperti kita katakan tadi maka silahkan cari cara lain mungkin yang lebih tepat seperti yang dikatakan tadi,”demikian kata Syamsul Arif. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemput Keberkahan di Bulan Ramadan, PWI Adakan Bukber dan Santuni Anak Yatim

11 Maret 2026 - 23:11 WIB

Respon Cepat, PUPR Aceh Barat Rehabilitasi Jembatan Rambong-Kuta Padang

8 Maret 2026 - 16:01 WIB

Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke Rumah Warga di Beutong Ateuh

6 Maret 2026 - 13:13 WIB

Peringati HPN, SWI Aceh Barat Gelar Tausiah Akbar Dan Doa Untuk Korban Banjir

26 Februari 2026 - 12:15 WIB

Jembatan Darurat Penghubung Blang Luah- Alue Sikaya Selesai Diperbaiki, Beban Tampung Hanya 5 Ton

25 Februari 2026 - 15:44 WIB

Trending di Daerah