Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Ekonomi

Pemkab Nagan Raya Resmikan Sosialisasi Pengembangan dan Pengelolaan Terpadu Komoditi Nilam 

badge-check

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Pemerintah Kabupaten Nagan Raya buka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pengembangan dan Pengelolaan Terpadu Komoditi Nilam untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah itu.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah, Ir.H. Ardimartha mewakili Bupati Nagan Raya yang berlangsung di aula Bappeda komplek Perkantoran Suka Makmue, Selasa (04/01/2022).

Dalam sambutannya Bupati Nagan Raya melalui Sekretaris Daerah, mengatakan pembangunan ekonomi merupakan suatu bangsa dan pilar penting bagi terselenggaranya proses pembangunan di segala bidang.

Salah satu nya sektor perkebunan (terutama agroindustri dan UMKM) merupakan salah satu sektor yang berpotensi menciptakan pertumbuhan progresif di sebuah kawasan yang layak dikembangkan menjadi tulang punggung perekonomian. Ujar Ardimartha.

Ardi menjelaskan, Kabupaten Nagan Raya memiliki perkebunan yang sangat luas, dimana luas lahan perkebunan rakyat mencapai 123.475,21 HA, sehingga memerlukan pengelolaan yang baik dalam usaha meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa, Nilam merupakan salah satu komoditi perkebunan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Nagan Raya dengan pola pengelolaan terpadu UMKM.

“Hal ini sejalan dengan program major project pengelolaan terpadu UMKM Komoditas Nilam di Provinsi Aceh oleh Direktorat Pengembangan UMKM dan Koperasi Kementrian PPN/Bappenas,” jelas Sekda.

Sekda menambahkan, hasil survey pada bulan November s.d Desember 2021 lalu, terdata lahan Nilam yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Nagan Raya sekitar 1.000 HA, dengan prioritas pengembangannya adalah Kecamatan Beutong, Beutong Ateuh Banggalang, Suka Makmue, Tripa Makmur dan Kecamatan Darul Makmur. Ungkap Sekda.

“Kami berharap pada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk menjadikan Kabupaten Nagan Raya sebagai project pengelolaan terpadu UMKM Komoditas Nilam di Provinsi Aceh, guna mendorong bertambahnya pendapatan masyarakat secara UMKM yang pada akhirnya dapat menstimulan peningkatan pendapatan daerah” pinta Sekda.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kamaruddin, SP.,M.Si, melaporkan bahwa, kegiatan sosialisasi ini memiliki dasar hukum salah satu nya UU Nomor 25 tahun Tentang sistim perencanaan pengelolaan internasional.

Menurut Kamaruddin, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi semua pihak akan pentingnya UMKM komoditi Nilam dari hulu ke hilir di Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Bappeda Aceh, Ir. Alamsyah, MM sebagai pemateri tentang kesiapan Aceh dalam pelaksanaan Major Project Pengelolaan terpadu UMKM.

Sedangkan pemaparan tentang inovasi pengembangan hulu hilir industri Nilam disampaikan oleh Kepala ARC USK, Dr. Syaifullah Muhammad, ST.,M.Eng.

Kegiatan ini turut dihadiri, Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Puji Hartini, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab, Para Kepala SKPK, Para Camat, Kepala PT. Bank BSI, Kepala Bank Aceh Syar’iah, Para Pimpinan Perusahaan, Ketua Gradasi DPC Nagan Raya, Para Kelompok Tani dan unsur terkait lainnya.

(RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Plt. Sekda Buka Pasar Murah, Pemkab Siapkan 390 Paket per Titik

15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Komitmen Beli TBS di Harga Rp3000 Perkilogramnya Belum Terwujud, Bupati Aceh Barat Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit

14 Juli 2026 - 22:45 WIB

Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

12 Juli 2026 - 11:50 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

Trending di Ekonomi