Menu

Mode Gelap
Awali Tugas di Darul Makmur, Kapolsek Gelar Temu Ramah dengan Awak Media Perbaiki Fasilitas Kebun, Petani Sawit Sampaikan Terima Kasih untuk PT Socfindo Seunagan Bawaslu Kabupaten Nagan Raya Perkuat Demokrasi melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026 Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi 

Daerah

SMUR Aceh Barat Lakukan Aksi Solidaritas Peduli Wadas, Ini Tuntutannya

badge-check


					Foto/Gus: Massa aksi SMUR di depan Kantor DPRK Aceh Barat, Sabtu (13/2/2022) Perbesar

Foto/Gus: Massa aksi SMUR di depan Kantor DPRK Aceh Barat, Sabtu (13/2/2022)

Narasiterikini.com, Meulaboh – Puluhan peserta aksi yang mengatasnamakan kelompoknya Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) Aceh Barat melakukan aksi solidaritas ‘Aceh Peduli Wadas’. Aksi tersebut dilakukan di depan Kantor DPRK Aceh Barat pada, Sabtu (12/2/2022).

 

Berdasarkan pantauan media di lokasi, terlihat peserta aksi di kawal oleh aparat kepolisian Aceh Barat dalam hal pengamanan massa aksi yang tengah melakukan aksi solidaritas tersebut.

 

Sandi Mulyadi selaku Koordinator Aksi mengatakan, aksi solidaritas itu dilakukan merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat Aceh, khususnya Aceh Barat, sebutnya kepada Narasiterkini.com, Sabtu (12/2/2022).

 

Lanjutnya ia mengatakan, Sehubungan dengan terjadinya peristiwa kericuhan yang terjadi dalam pengukuran lahan warga untuk pembangunan baru andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada hari Selasa, (8/2/2022) lalu, menimbulkan teror dan kriminalisasi yang dilakukan Aparat Kepolisian terhadap Warga Desa Wadas sehingga menimbulkan rasa takut dan trauma yang mendalam dibenak Warga Wadas.

 

Sehingga tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk pemaksaan untuk mengugurkan perjuangan yang hingga saat ini yang dilakukan oleh Warga Wadas demi menjaga kelestarian hidup Warga Wadas, maka dari itu Komite Pimpinan Wilayah Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (KPW SMUR) Aceh Barat mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian kepada Warga termasuk pendamping Hukum Warga Wadas yang menolak desanya dijadikan lokasi penambangan quarry, Jelasnya dalam Pers Realase.

 

Dalam penyampaian Korlap menyebutkan beberapa isi tuntutan atas nama hak hidup dengan aman tanpa kekerasan, oleh SMUR Aceh Barat menuntut Ganjar Pranowo dan Kapolda Jawa Tengah untuk,

1. Hentikan rencana pengembangan Quarry di Desa Wadas,

2. Tarik Aparat Kepolisian dari Desa Wadas,

3. Hentikan kriminalisasi dan intimidasi aparat terhadap Warga Wadas,

4. Usut tuntas aparat Kepolisian di Desa Wadas.

Semoga tuntutan ini dapat di indahkan,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bawaslu Kabupaten Nagan Raya Perkuat Demokrasi melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026

6 Juli 2026 - 21:14 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026

4 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi 

4 Juli 2026 - 09:28 WIB

Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

3 Juli 2026 - 21:20 WIB

Trending di Daerah