Menu

Mode Gelap
Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh Melalui Kegiatan Aksi Bakti Untuk Bumi, Mifa Bersaudara Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh  Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi Kerap Terjadi Kecelakaan, Jalan Generasi Menuju Jembes Tanpa PJU Perkuat Semangat Berbagi, Kemenag Nagan Raya Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

Uncategorized

Warga Keluhkan Puskesmas Tangan-tangan tanpa genset

badge-check


					Warga Keluhkan Puskesmas Tangan-tangan tanpa genset Perbesar

Narasiterkini.com, Blangpidie – Keluarga pasien rawat inap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) keluhkan kondisi penerangan di unit rawatan itu tanpa persiapan genset, sehingga saat listrik PLN padam pasien alami kewalahan.

Keluhan ini disampaikan warga Kecamatan Setia yang mengakui salah satu keluarganya sedang membutuhkan perawatan medis di Puskesmas tersebut.

“Tadi malam sayang kali kita lihat pasien di Puskesmas Tangan-tangan, sejak sekitar pukul 9 (21:00 WIB) hingga pukul 12 malam listriknya mati (padam), pasiennya semua kegelapan,” ujar sumber berita ini enggan dicatut namanya, Rabu (23/2/2022) di Blangpidie.

Ditambahkannya, dalam kondisi kegelapan petugas medis tetap memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan, baik itu ganti cairan infus maupun tindakan lain.

“Dalam keadaan gelap itu yang mau ganti infus diganti terus sama perawatnya, untuk penerangnya menggunakan senter HP (Handphone) saja,” tambahnya.

Tak hanya itu, sumber informasi ini juga melihat sendiri pasien yang tidak dapat dirawat di Puskesmas yang baru melayani rawat inap tersebut, akibat keterbatasan ruangan dan bed pasien, sehingga pihak medis terpaksa mengarahkan ke Puskesmas rawat inap lain atau ke rumah sakit daerah.

“Pasien pun banyak harus diarahkan ke Puskesmas lain karena ruang dan tempat tidur (bed pasien) terbatas, malah ada yang bersedia dirawat beralaskan tikar saja,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Abdya Safliati, SST,. MKes mengakui tidak ada persolaan terkait padam listrik di Puskesmas Tangan-tangan, pengakuannya genset di Puskesmas rawat inap itu malah tersedia, namun Kadis Safliati tidak menjelaskan penyebab alat bantu penerang tidak menyala hingga listrik PLN menyala.

“Ada, sebenarnya gak ada masalah tinggal, kita sampaika ke kapus,” kata Kadis Safliati saat di konfirmasi melalui pesan Whatsapp. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemput Keberkahan di Bulan Ramadan, PWI Adakan Bukber dan Santuni Anak Yatim

11 Maret 2026 - 23:11 WIB

Respon Cepat, PUPR Aceh Barat Rehabilitasi Jembatan Rambong-Kuta Padang

8 Maret 2026 - 16:01 WIB

Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke Rumah Warga di Beutong Ateuh

6 Maret 2026 - 13:13 WIB

Peringati HPN, SWI Aceh Barat Gelar Tausiah Akbar Dan Doa Untuk Korban Banjir

26 Februari 2026 - 12:15 WIB

Jembatan Darurat Penghubung Blang Luah- Alue Sikaya Selesai Diperbaiki, Beban Tampung Hanya 5 Ton

25 Februari 2026 - 15:44 WIB

Trending di Daerah