Menu

Mode Gelap
Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat  TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji  Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut Dari 11 Kecamatan Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton Ikatan Keluarga Minangkabau Laporkan Abu Janda ke Polres Nagan Raya 

Opini

Terkait Kader Demokrat Pindah Partai, Ini Kata Waka Bappilu Demokrat Aceh

badge-check


					Terkait Kader Demokrat Pindah Partai, Ini Kata Waka Bappilu Demokrat Aceh Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Modernisasi Partai Demokrat tidak menyisakan tempat bagi kader yang membangun sistem identity kader bukan identity partai.

 

 

Wakil Ketua Bappilu Partai Demokrat Aceh Edi wanda, SE., MM melalui rilisnya yang diterima media ini, Senin, (28/03) menjelaskan, Dinamika politik yang berubah sangat cepat dan dinamis yang terus menyesuaikan diri dengan perkembangan tehnologi yang tentunya akan sangat mempengaruhi kinerja partai politik baik dalam menyesuaikan diri dengan modernisasi maupun kader kader utama yang berada dalam unsur penggerak partai, ketua umum partai Demokrat dalam 10 program prioritas utama menempatkan pembinaan SDM dan modernisasi partai di program teratas.

 

Menurut Edi Wanda, itu maknanya era dekade pertama partai demokrat yang terus memcapai puncaknya dengan menempatkan SBY selaku founding Partai demokrat sebagai presiden RI selama 2 periode dan pada dekade kedua yang kader kader utama nya belum lulus di ujian kekuasaan dengan banyak yang berakhir dengan persoalan hukum.

 

“Modernisasi Partai Demokrat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat AHY tentu dilanjutkan dengan sempurna oleh Bang Muslem selaku Ketua DPD Partai Demokrat Aceh yang baru saja selesai melakukan muscab di 23 kabupaten kota Se-Aceh,” terang Edi Wanda.

 

 

“Tentunya akan menimbulkan riak riak politik di banyak tempat yang keadaan dan suasananya berbeda beda, namun dalam dinamika partai demokrat yg sudah menganut sistem membangun identity partai dengan AHY sebagai pemimpin tertinggi yang mengatur kebijakan partai maka seluruh kader harus menyesuaikan dengan dinamika ini,” tambahnya, para kader diharapkan hanya membangun identity partai dan ini telah dibuktikan dengan semakin bagusnya hasil survey partai demokrat yang semakin menuju pada trend positif.

 

 

Menyikapi perpindahan kader demokrat ke partai lain di Aceh Jaya

Riak deklarasi perpindahan kader kader Partai Demokrat ke beberapa partai lain menandakan mereka tidak bisa menyesuaikan diri dengan modernisasi Partai Demokrat yang di pimpin oleh AHY dan ini tidak akan mempengaruhi apapun terhadap kinerja partai demokrat yang akan datang karena sistem yang sudah terbangun dan yang dijalankan oleh kader kader utama Partai Demokrat sudah sangat efektif apalagi masih ada waktu 2 tahun lagi untuk memantapkan modernisasi Partai Demokrat.

 

“Selaku kader kader di setiap level baik DPD, DPC maupun DPAC untuk terus menjalankan tangung jawab dengan mempedomani 10 program prioritas dari Ketua Umum AHY dengan semangat Muda Adalah Kekuatan,” tutup Edi Wanda. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota DPRK Ini Optimis dengan Bupati TRK, Investasi Rp200 Triliun Jadi Kabar Baik Salah Satunya Tekan Angka Pengangguran

28 Mei 2026 - 09:29 WIB

Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh 

21 Mei 2026 - 09:48 WIB

Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya 

21 Mei 2026 - 08:22 WIB

Trending di Hukum