Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Ekonomi

Tim Ahli NasDem Beri Kabar Baik Ujicoba Kedelai Pertama di Jembrana

badge-check


					Tim Ahli NasDem Beri Kabar Baik Ujicoba Kedelai Pertama di Jembrana Perbesar

Narasiterkini.com, Jembrana- (4 April)  Langkah nyata Partai NasDem dalam mendukung instruksi Presiden Jokowi untuk menggenjot produksi kedelai dalam negeri terus dilakukan. Upaya ini memang membutuhkan proses dan tentunya kolaborasi dari berbagai stakeholder terkait.

Hari ini Senin (4/4) Tim Ahli Pertanian NasDem untuk Program Budidaya Kedelai, Melon serta Jagung yakni Erik Teguh Herwinda dan Zaenal Mutaqin mengabarkan telah sukses melakukan upaya penanaman uji coba perdana kacang kedelai bersama petani untuk kedelai varietas Anjasmoro di Desa Nusasari Kabupaten Jembrana Provinsi Bali.

“Penanaman perdana benih kedelai varietas Anjasmoro di Desa Nusasari Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana ini menggunakan perpaduan teknologi setempat yakni Subak Sarimerte,” kata Erik.

Pada pelaksanaan tanam benih perdana itu turut hadir Ketua DPD NasDem Kabupaten Jembrana, I Nyoman Renteb beserta tim Budidaya kedelai nasional dan PPL Dinas Pertanian setempat bersama dengan petani melakukan penanaman kedelai perdana di lahan seluas 0,5 hektare.

Ketua DPD NasDem Kabupaten Jembrana, I Wayan Renteb sangat mengapresiasi program budidaya kedelai nasional dari DPP NasDem yang digawangi Gubernur ABN IGK Manila dan Ketua Dewan Pakar NasDem Kabupaten Sukabumi H. Ayep Zaki yang memilih daerah Jembrana sebagai pilot projectnya di Provinsi Bali.

“Mudah-mudahan ke depan apa yang menjadi program Partai NasDem ini untuk membesarkan NasDem dan membantu masyarakat dan ada di tengah masyarakat ke depan terus berlanjut sehingga dapat menyejahterakan masyarakat,” kata Renteb.

Masih kata Renteb mayoritas sumber pendapatan masyarakat di wilayahnya merupakan petani. Untuk itu pihaknya bersama masyarakat setempat sangat menyambut gembira dengan adanya program budidaya kedelai di Jembrana.

“Masyarakat kami itu paling banyak adalah di sektor pertanian jadi dengan adanya program dari DPP NasDem melalui kaka Ayep Zaki ini kami sangat berterimaksih sekali. Mudah-mudahan di tiga bulan ke depan kita mendapatkan hasil yang baik,” sambung dia.

Salah satu tokoh penggerak perekonomian masyarakat H. Ayep Zaki yang juga Ketua Dewan Pakar NasDem Kabupaten Sukabumi menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan buah inisiasi Akademi Bela Negara (ABN) NasDem melalui Gubernur ABN IGK Manila.

Menurut Ayep Zaki, Gubernur ABN yaitu IGK Manila pada tahun 2014 hingga 2019 bersama dengan Jan Darmadi adalah Dewan Pertimbangan Presiden Joko Widodo sehingga tahu betul bagaimana permasalahan-permasalahan petani di lapangan dan budidaya kedelai di Indonesia.

“Jadi Bapak IGK Manila memberi perintah kepada saya untuk melaksanakan ini dan saya sangat menyambut dengan senang hati karena ini untuk kepentingan bangsa dan negara melalui sektor pertanian,” kata Ayep Zaki yang juga Anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Pusat itu.

Ayep Zaki menerangkan saat ini NasDem terus memberikan fokusnya dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional melalui budidaya kacang kedelai di seluruh Indonesia. Sementara itu untuk uji coba pertamanya sendiri dilakukan di Provinsi Bali.

“Mudah-mudahan nanti di wilayah Jawa Tengah juga ada. Dan ini akan dilanjutkan di seluruh provinsi di Indonesia bersama NasDem,” pungkasnya.

(RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Plt. Sekda Buka Pasar Murah, Pemkab Siapkan 390 Paket per Titik

15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Komitmen Beli TBS di Harga Rp3000 Perkilogramnya Belum Terwujud, Bupati Aceh Barat Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit

14 Juli 2026 - 22:45 WIB

Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

12 Juli 2026 - 11:50 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

Trending di Ekonomi