Menu

Mode Gelap
PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

Peristiwa

Bupati Aceh Selatan yang Diwakili Asisten III Melepas 18 Mahasiswa USK Program MBKM FMIPA

badge-check


					Bupati Aceh Selatan yang Diwakili Asisten III Melepas 18 Mahasiswa USK Program MBKM FMIPA Perbesar

Narasiterkini.com, Tapaktuan- Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran yang diwakili oleh Asisten III H. Halimuddin, SH, MH, melepas Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (USK) untuk penerapan Aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP) di Kabupaten Aceh Selatan.

Adapun kegiatan pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Dekan FMIPA Universitas Syiah Kuala, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA USK beserta para Ka.Prodi dan Dosen, Kepala DPMG Aceh yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Kawasan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tempat Guna, Kepala DPMG Aceh Selatan, Para Camat se Aceh Selatan, Para Keuchik, dan Para Mahasiswa Fakultas MIPA USK yang bertempat di Aula Lantai III Bappeda. Rabu, (22/06/2022).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten III, beliau menyampaikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), merupakan Program yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan untuk mendorong Mahasiswa menguasai berbagai Keilmuan sebagai bekal memasuki Dunia Kerja.

Kabupaten Aceh Selatan menjadi salah satu Kabupaten yang merasakan manfaat pelaksanaan Program MBKM ini, dimana sebanyak 18 orang Mahasiswa dan Mahasiswi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala telah datang dan menetap di 18 Gampong dalam Wilayah Aceh Selatan untuk melatih dan mengimplementasikan sebuah inovasi, yakni Sistem Informasi Gampong (SIGAP), bagi Aparatur Gampong di Kabupaten Aceh Selatan.

“Pada kesempatan yang baik ini, Bupati mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Mahasiswa dan Mahasiswi yang telah melaksanakan Program Merdeka Belajar di Kabupaten Aceh Selatan, melalui penerapan Aplikasi SIGAP,” ungkapnya.

Beliau memberikan Apresiasi kepada Fakultas MIPA USK, yang telah berkenan menjalin kerjasama dengan Kabupaten Aceh Selatan, melalui penerapan MBKM, semoga kerjasama ini terus berlanjut di masa yang akan datang.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Camat, Keuchik, dan Pendamping Desa, yang telah menyambut dengan baik para Mahasiswa dan Mahasiswi selama 5 Bulan terakhir, semoga pelaksanaan Program Merdeka Belajar melalui Penerapan Aplikasi SIGAP ini dapat benar-benar memberikan manfaat dalam pembangunan Gampong.

“Pemerintah Gampong merasa gembira dikarenakan dapat benar-benar menerapkan tatakelola Data dan Informasi ditingkat Gampong dengan baik, yang selama ini Data dan Informasi yang dimiliki belum se Akurat yang di harapkan, Dengan adanya Aplikasi SIGAP ini, lebih memudahkan serta sangat membantu Pemerintah Gampong dalam menyajikan Data dan Informasi yang Akurat dan Cepat,” Ungkap Keuchik Gampong Paya Kluet Utara.

Sementara itu, Dekan Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. T. M. Iqbalsyah, M.Sc, menyampaikan bahwa Mahasiswa yang mengikuti Program MBKM ini yakni Jurusan Matematika dan Jurusan Statistika yang berjumlah 18 orang Mahasiswa ini merupakan Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan tujuan Mahasiswa tidak hanya mendapatkan Teori di dalam kelas tetapi juga melakukan Praktek langsung di lapangan.

Kemudian, Kabid Pengembangan Kawasan Sumber Daya Alam dan TTG DPMG Aceh Drs. Wardana, M.Si menyampaikan dengan adanya Program ini dapat menghasilkan manfaat yang luar biasa bagi Pemerintah Aceh terutama DPMG Aceh, karena untuk turun langsung ke lapangan dengan waktu selama 6 Bulan itu sangat susah bagi Provinsi dan dengan bantuan dari Mahasiswa dari Fakultas MIPA ini Program ini dapat berjalan dengan baik. (Rils/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Trending di Daerah