Menu

Mode Gelap
Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral Pembina Puspolkam Mahasiswa Hukum Harus Jadi Penjaga Demokrasi dan Konstitusi Negara TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh  Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya  Terungkap PT Alam Cempaka Wangi Kantongi Rekomendasi dari Pemkab Nagan Raya untuk Keruk Kekayaan Alam di Beutong Ateuh 

Kesehatan

Bupati Aceh Selatan Buka Kegiatan Rembuk Stunting yang Digelar pada Aula Bappeda Aceh Selatan

badge-check


					Bupati Aceh Selatan Buka Kegiatan Rembuk Stunting yang Digelar pada Aula Bappeda Aceh Selatan Perbesar

Narasiterkini.com, Tapaktuan- Stunting masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat terutama di Aceh Selatan dengan angka yang masih signifikan. Jika hal tersebut tanpa penanganan yang intens dapat menjadi ancaman kehilangan generasi yang sehat dan cerdas bagi masyarakat Aceh Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan DP3AKB Kabupaten Aceh Selatan menggelar kegiatan Rembuk Stunting Kabupaten Aceh Selatan yang di selenggarakan pada Aula Bappeda yang di buka langsung oleh Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran. Jum’at, (12/08/2022)

Dalam sambutannya Tgk. Amran menyampaikan permasalahan Stunting yang merupakan Ancaman serius dan membutuhkan penanganan yang tepat. Hal ini juga telah menjadi Agenda Pembangunan Nasional. Persoalan Stunting bukanlah semata-mata mengenai terhambatnya Pertumbuhan Anak, namun juga berkaitan dengan tidak optimalnya Perkembangan Otak Anak.

“Hal tersebut yang menyebabkan kemampuan Mental dan Belajar Anak berada dibawah rata-rata yang kemudian berdampak pada kemampuan Akademik di Sekolah. Berdasarkan Data Tahun 2021, Prevalensi Balita Stunting di Provinsi Aceh mencapai Angka 33,2%, dan menjadikan Aceh sebagai salah satu Provinsi di Indonesia dengan angka Stunting Tertinggi,” ujar beliau.

“Di kabupaten Aceh Selatan, Prevalensi Balita Stunting pada Tahun 2021 berada pada Angka 27,3%, meskipun angka ini lebih baik dari Kabupaten/kota lainnya yang berada di Aceh, dan berada di bawah rata-rata persentase Stunting Provinsi Aceh, namun masih belum mencapai angka yang ditargetkan secara Nasional. Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo kepada Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia, untuk mencapai target Prevalensi Stunting pada Tahun 2024 sebesar 14%,” Ungkap Tgk. Amran.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memandang perlu untuk melaksanakan pertemuan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Aceh Selatan. Pertemuan Rembuk Stunting ini merupakan salah satu Wadah bagi semua Lintas Sektor terkait dalam menyamakan Persepsi untuk menyusun Strategi Intervensi yang terencana, terpadu dan fokus pada solusi dalam hal penanganan Stunting di Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam rangkaian pertemuan Rembuk Stunting tersebut di lakukan Penandatangan Kesepakatan Semua Sektor terkait penurunan Angka Stunting di Kabupaten Aceh Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, Sekda Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, Ketua PKK Kabupaten Kailida, S.Pdi, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala DP3AKB serta Kepala SKPK instansi terkait lainnya. (Rils/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM

21 Mei 2026 - 16:05 WIB

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Sama dengan Abdya dan Aceh Barat, RSUD SIM Nagan Raya Tak Batasi Masyarakat untuk Berobat

9 Mei 2026 - 09:17 WIB

Sempat Viral Media Bayi Bocor Jantung, Wakil Ketua I DPRK Nagan Raya Berkunjung dan Salurkan Bantuan

6 Mei 2026 - 15:06 WIB

Mulai Bulan ini RS Cahaya Husada Nagan Raya Sudah Dapat Layani Pasien BPJS Kesehatan

4 Mei 2026 - 10:32 WIB

Trending di Kesehatan