Menu

Mode Gelap
Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan Semangat Baru untuk Pengabdian, Sebanyak 20 Personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Aceh Naik Pangkat Pernah Pimpin Disdik Nagan Raya, Kini Irwan Dapat Amanah Jadi Kadisdikbud Aceh Barat  Bupati Tarmizi Resmi Rotasi dan Promosi 13 Pejabat Dilingkungan Pemerintah Aceh Barat DLHK Aceh Barat Diminta Tangani Sampah Pesisir Pantai, Warga: Jangan Hanya Action Saja di Media

Daerah

Korem 012/Teuku Umar kembangkan Food Estate dengan penerapan “Integrated Farming System

badge-check


					Korem 012/Teuku Umar kembangkan Food Estate dengan penerapan “Integrated Farming System Perbesar

Narasiterkini,com, Meulaboh – Integrated Farming System atau sistem pertanian terpadu merupakan sistem pertanian yang mengintegrasikan kegiatan sektor pertanian, tanaman, ternak, ikan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumber daya (lahan, manusia, dan faktor tumbuh lainnya), yang mendukung produksi pertanian, peningkatan ekonomi dan pelestarian sumberdaya alam, serta kemandirian dan kesejahtraan petani secara berkelanjutan.

Pengembangan produktivitas, kuantitas, kualitas dan efisiensi salah satunya, usaha peternakan ayam potong secara alami dengan sistem kandang semi close. Ayam Pedaging adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat, mulai budidaya ayam hingga proses pengolahan kotoran menjadi pupuk yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman dan pakan ikan lele.

“Integrated Farming System adalah terjadinya integrasi antara pertanian, perikanan dan peternakan, artinya dalam satu kawasan atau titik hasil pertanian, perikanan dan peternakannya bagus,” ujar Danrem 012/TU Kolonel Inf Riyanto, S.Ip. kepada Narasiterkini.com saat di konfirmasi Jumat (22/10/2022)

Tambah Danrem, dinamika dan semangat kuat oleh petani harus direspons lebih kuat lagi oleh pemerintah dan negara. Oleh karena itu, selain sektor pertanian, juga perikanan atau budidaya ayam potong harus menjadi pilihannya.

” yang menjadi kekuatan agar ke depan tidak hanya mono komoditas, atau bertumpu satu produksi misalnya, padi, jagung dan kacang saja, tetapi diharapkan tanaman pekarangan di rumah-rumah bisa memperkuat kebutuhan yang bisa ditunjang sesuai kemampuan wilayahnya masing-masing.”imbuh Danrem.

Seperti ayam potong yang dikembangkan oleh pihaknya, hanya membutuhkan modal yang kecil dan berdampak manfaat yang besar tentunya.

“Tidak perlu modal besar untuk menjalankan semua usaha, asal ada niat insyallah semua akan terpenuhi, ini juga merupakan contoh yang kita berikan kepada warga Aceh Barat dengan modal yang kecil kita juga bisa kembangkan usaha ini.”tutup Danrem 012/TU. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Semangat Baru untuk Pengabdian, Sebanyak 20 Personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Aceh Naik Pangkat

30 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pernah Pimpin Disdik Nagan Raya, Kini Irwan Dapat Amanah Jadi Kadisdikbud Aceh Barat 

29 Juni 2026 - 17:26 WIB

DLHK Aceh Barat Diminta Tangani Sampah Pesisir Pantai, Warga: Jangan Hanya Action Saja di Media

28 Juni 2026 - 17:43 WIB

Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh

27 Juni 2026 - 18:08 WIB

Trending di Daerah