Menu

Mode Gelap
Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI

Daerah

ODGJ di Abdya 576 Orang, Ini Faktor Penyebabnya

badge-check


					ODGJ di Abdya 576 Orang, Ini Faktor Penyebabnya Perbesar

Narasiterkini.com, Blangpidie – Jumlah orang gila ditahun 2022 yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mencapai 576 orang.
Angka tersebut masih sama dibandingkan tahun 2021 dengan jumlah 576 orang. Namun, ditahun 2022 ada tiga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) meninggal dunia.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Abdya, Ika Puspita, mengatakan adapun 576 ODGJ tersebar di 13 Puskemas diantaranya kecamatan Lembah Sabil sebanyak 57 orang, Puskesmas Manggeng 58 orang.
Kemudian, di Tangan-tangan terdapat dua Puskesmas yakni Puskesmas Bineh Krueng 28 orang dan Puskesmas Tangan-tangan sebanyak 45 orang. Selanjutnya, di Puskesmas Lhang kecamatan Setia terdapat 34 orang.
“Sedangkan di kecamatan Blangpidie ODGJ terdapat 87 orang, dan di kecamatan Susoh terdapat dua Puskesmas juga dimana Puskesmas Susoh 74 dan Puskesmas Sangkalan 17 ODGJ,” ungkapnya, saat diwawancarai awak media di ruangannya,  Rabu (18/1/2023).
Selanjutnya, jelas Ika, di kecamatan Jeumpa Puskesmas Alue Sungai Pinang terdapat 49 orang. Lalu di kecamatan Kuala Bate Puskesmas Alue Pisang 38 dan Puskesmas Kuala Batee 32 orang.
“Kalau di kecamatan Babahrot Puskesmas Ie Mirah ODGJ sebanyak 19 orang dan Puskesmas Babahrot terdapat 38 pernah. Jadi semua ODGJ ini dibawah pengawasan kita,” jelasnya.
Dikatakan Ika, dari jumlah 576 orang ODGJ tersebut terbagi dari empat kriteria yakni kriteria mandiri, bantuan, ketergantungan dan kriteria pasung.
“Dari jumlah total ODGJ tahun 2021 dan 2022, ada tiga orang meninggal dunia, yaitu satu orang dari kecamatan Babahrot, dan dari kecamatan Kuala Batee dua orang,” jelasnya.
Ia menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab terjadinya ODGJ yaitu akibat depresi, narkoba dan epilepsi yang berimbas kepada gangguan saraf sehingga perlahan-lahan mulai lupa dengan kehidupan normal.
“Kita juga meminta kepada masyarakat dan keluarga yang ada merawat ODGJ untuk di pantau dan selalu diberikan perhatian, kemudian bagi keluarga yang ODGJ nya sudah menampakkan perubahan perilaku yang baik agar tetap dijaga lingkungan bermain sehingga tidak kembali terjerumus kepada hal-hal negatif,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Daerah