Menu

Mode Gelap
14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

Daerah

Pemkab Nagan Raya lewat DPMGP4 Gelar FGD Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Di Lingkup Sekolah

badge-check


					Pemkab Nagan Raya lewat DPMGP4 Gelar FGD Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Di Lingkup Sekolah Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pembedayaan Perempuan (DPMGP4) menggelar acara Focus Grup Discussion (FGD) tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di lingkup Sekolah.

FGD tersebut di buka oleh Kepala DPMGP4 Nagan Raya, Damharius SPd.,M.Si, berlangsung di Aula Sasana Praja pada dinas setempat, Rabu (30/8/2023) pagi.

Pada kesempatan itu, Damharius dalam sambutannya Kepada naraisterkini.com melalui rilisnya mengatakan, ekosistem sekolah yang baik dan kondusif dapat mendorong peserta didik dalam mengembangkan potensi terbaiknya.

“Oleh karenanya sekolah diharapkan menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk peserta didik menimba ilmu,” paparnya.

Namun, pada kenyataannya, lanjut Damharius, masih ada saja permasalahan perundungan di sekolah, baik dalam bentuk kekerasan fisik maupun psikis. Bahkan ada kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah.

Selain itu, Damharius mengingatkan agar setiap satuan pendidikan, khususnya jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar berjalan dalam situasi yang kondusif.

“Sehingga lingkungan satuan pendidikan terjaga dengan baik dari kekhawatiran terjadinya kekerasan dan bullying yang merupakan bagian dari tiga dosa yang sangat meresahkan,” cetusnya.

Damharius menjelaskan, tiga dosa yang meresahkan dilingkungan sekolah diantaranya perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.

“Hal ini harus menjadi perhatian serius kita semua terutama kepala sekolah, guru dan orang tua,” ujar Damharius.

Selain itu, lanjut Damharius, kolaborasi yang bagus diantara kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, orang tua dan peserta didik adalah kunci utama menghindari terjadinya kekerasan pendidikan di lingkungan sekolah.

Dikatakan, di era mardeka belajar saat ini, peserta didik menjadi sentra dalam kegiatan belajar mengajar.

“Oleh karenanya, tidak boleh ada toleransi terhadap tindak kekerasan di satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Nagan Raya,” tegas Damharius.

Kegiatan dilanjutkan pemaparan materi yang disampaikan Kabid Pembedayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Masitoh SKM.,MKM beserta tanya jawab dan diskusi bersama.

Turut hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Para Kepala Sekolah dan Guru Bimbingan Konseling SMP lingkup Pemkab Nagan Raya. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Daerah