Menu

Mode Gelap
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

Daerah

Pemkab Nagan Raya Gelar Kick Off Meeting Review Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) 2024

badge-check


					Pemkab Nagan Raya Gelar Kick Off Meeting Review Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) 2024 Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh menyelenggarakan Kick off Meeting Review Dokumentasi Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2024.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu dibuka Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP., S.Sos., M.Si yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Amran Yunus, S.P., M.T di Aula Bappeda Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Rabu, (15/05/2024).

Dalam sambutannya, Amran Yunus mengatakan bahwa Kabupaten Nagan Raya memiliki dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2019-2023 yang telah mencapai masa berlakunya dan perlu dilakukan review kembali.

“Kajian risiko bencana merupakan perangkat penting untuk menilai kemungkinan dan besaran kerugian akibat ancaman yang ada, sehingga fokus perencanaan dan keterpaduan penyelenggaraan penanggulangan bencana menjadi lebih efektif di kabupaten yang kita banggakan ini,” kata Amran.

Ia menambahkan, pembuatan dokumen KRB menjadi dasar penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan dokumen turunan seperti rencana kedaruratan, rencana kontinjensi, rencana aksi, dan sebagainya.

“Dokumen KRB ini mencakup seluruh wilayah Kabupaten Nagan Raya dengan mempertimbangkan besaran dan variasi potensi ancaman bencana yang ada. Oleh karena itu, review dokumen KRB secara berkala menjadi sangat penting,” jelas Amran.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Rahmattullah, S.STP, M.Si., dalam laporannya mengungkapkan bahwa berdasarkan data informasi bencana dari tahun 2008 hingga 2024, kejadian bencana di Kabupaten Nagan Raya didominasi oleh banjir, karhutla, cuaca ekstrim, tanah longsor, dan gempa bumi.

“Oleh karena itu, kita membutuhkan suatu kajian risiko bencana, di mana kajian ini merupakan mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran tentang risiko bencana di suatu daerah, dengan menganalisis tingkat ancaman, tingkat kerugian, dan kapasitas daerah,” ungkap Rahmat.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang “Kajian Risiko Bencana Kabupaten Nagan Raya,” oleh Edy Suryawan Purba, SKM., MKM, Analis Kebencanaan Ahli Madya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain itu, juga disampaikan pemaparan oleh Tim Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala yang diketuai Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc sebagai tenaga ahli penyusunan review dokumen KRB tersebut.

Adapun para peserta dalam acara ini berasal dari unsur TNI/Polri, perangkat daerah terkait, lembaga swadaya masyarakat serta undangan lainnya. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029

27 Juli 2026 - 09:29 WIB

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

23 Juli 2026 - 19:35 WIB

Ratusan Siswa MAN Inovasi Ikuti Safari Penyuluhan IPARI, DPRK Nagan Raya Tegaskan Komitmen Bentengi Generasi Muda dari Narkoba

22 Juli 2026 - 11:08 WIB

Komitmen Salurkan CSR dan Support HUT Nagan, PT Ensem Lestari Jaya Kembali Dapat Penghargaan dari Bupati 

22 Juli 2026 - 10:40 WIB

Trending di News