Menu

Mode Gelap
Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera Ngopi Berjuta Solusi, Kapolres Nagan Raya Ajak Influencer Ngopi di MJD Kupi untuk Perkuat Sinergi Informasi Positif   Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar

Pendidikan

UTU dan STIAPEN Di Nagan Raya Ciptakan Inovasi Program Kesejahteraan Masyarakat

badge-check


					UTU dan STIAPEN Di Nagan Raya Ciptakan Inovasi Program Kesejahteraan Masyarakat Perbesar

Narasiterekini.com, Suka Makmue – Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) dan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pengembangan Potensi Lokal Desa Gambut Lestari Sebagai Penopang Kesejahteraan Rakyat dan Keberlanjutan Lingkungan” di Desa Sumber Bakti, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, pada Sabtu, 5/10/2024.

Setelah sebelumnya mengadakan pelatihan kepada kelompok usaha Ikan Asap dan pelatihan pembuatan pupuk organik, kini dilanjutkan dengan sosialisasi program pengembangan lanjutan yang diikuti oleh puluhan peserta.

Dosen STIAPEN, Banta Diman, M.Si, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini, didampingi oleh tim mahasiswa dari UTU. Dalam penjelasannya, Banta menyampaikan bahwa tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada kelompok binaan tentang program-program pengembangan yang akan dilaksanakan ke depan.

“Untuk kelompok UMKM Ikan Asap yang telah menerima alat teknologi pengasapan dan pelatihan, serta kelompok Petani Jeruk yang sudah dilatih membuat pupuk organik dari limbah jeruk, kami kembali mensosialisasikan program pengembangan lanjutan yang akan terus mendukung mereka,” ujar Banta Diman.

Lebih lanjut, Banta menjelaskan bahwa bagi kelompok Ikan Asap yang sudah berkembang, akan ada pendampingan dalam pengurusan legalitas usaha, pemasaran, pembuatan merek produk, hingga budidaya ikan. Sementara itu, bagi kelompok atau individu yang masih dalam tahap dampingan, pendampingan akan terus dilakukan hingga tujuan peningkatan kesejahteraan ekonomi tercapai.

“Begitu pula dengan kelompok petani jeruk, program akan dilanjutkan dengan pemberdayaan pengendalian hama menggunakan teknologi ramah lingkungan, pengembangan produk pupuk organik, serta perluasan jangkauan pemasaran hasil panen mereka,” tambahnya.

Ketua Tim PKM Universitas Teuku Umar, Dr. Rahmat Pramulya, S.TP., M.M., mengapresiasi semangat dan kerja sama antara kelompok binaan, tim dosen, serta mahasiswa.

” Kemudian, UTU dan STIAPEN berkomitmen penuh bahwa program ini akan berlanjut dalam jangka panjang. Tentu saja terutama nanti dengan dukungan pemerintah kabupaten Nagan Raya,” harap Dosen Fakultas Pertanian UTU Dr. Rahmat.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mengalami Peningkatan, Nagan Raya Raih 8 Besar dari 23 Kab/Kota di Aceh Siswa Lulus SNBP Tahun 2026

24 April 2026 - 17:41 WIB

SMP Unit Blangpidie Larang Siswa Bawa Sepmor ke Sekolah

23 April 2026 - 00:13 WIB

Siswi Asal Aceh Barat Daya Diterima di 11 Universitas Ternama Luar Negeri

14 April 2026 - 20:53 WIB

Hari Pertama Sekolah Usai Libur Lebaran, Dinas Dikbud Nagan Raya Terbitkan SE

30 Maret 2026 - 10:47 WIB

Salurkan Beasiswa PIP, Zulkarnain, SH: Bentuk Kepedulian Teuku Riefky Harsya untuk Pendidikan Anak Nagan Raya

27 Februari 2026 - 03:57 WIB

Trending di Pendidikan