Menu

Mode Gelap
Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

Daerah

Penelitian Dosen STIAPEN: Digital Marketing sebagai Solusi untuk UMKM Kasab di Nagan Raya

badge-check


					Penelitian Dosen STIAPEN: Digital Marketing sebagai Solusi untuk UMKM Kasab di Nagan Raya Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Tim Peneliti dari Dosen Program Studi Administrasi Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN), yang terdiri dari Adria, SE, M.Si, Banta Diman, S.Sos.I, M.Si, dan Ida Fujari, berhasil mengungkap peluang besar bagi Pengrajin Kasab di Gampong Parom, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, untuk mengembangkan usaha melalui strategi digital marketing. Sabtu, (18/1/2025).

Penelitian ini berjudul “Analisis Marketing 4C pada UMKM Kasab Khas Aceh Gampong Parom Kabupaten Nagan Raya di Era Society 5.0” hibah penelitian dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbud Ristek tahun 2024.

Salah satu temuan utama penelitian adalah rendahnya keterampilan pengrajin Kasab dalam memanfaatkan Pemasaran digital. Meskipun para pengrajin menyadari pentingnya adaptasi dengan tren digital dan ingin memperluas jangkauan pasar, keterbatasan keterampilan masih menjadi hambatan utama.

Ketua tim peneliti, Adria, SE, M.Si., menjelaskan bahwa pengrajin membutuhkan pelatihan khusus dalam strategi digital marketing, terutama dalam pembuatan konten visual dan pengelolaan media sosial.

“Kolaborasi antara pengrajin, pemerintah, dan stakeholder lokal sangat diperlukan untuk membantu pengrajin menghadapi tantangan digital serta meningkatkan daya saing mereka,” ujar Adria.

Ia juga berharap hasil penelitian ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk menyediakan pelatihan dan fasilitas pemasaran digital yang lebih baik bagi UMKM Kasab, khususnya di Gampong Parom.

“Dengan memadukan tradisi dan teknologi, UMKM kasab di Gampong Parom tidak hanya berpotensi meningkatkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi simbol budaya Aceh yang dikenal secara global,” tutup Adria, yang juga Ketua Program Studi Administrasi Bisnis STIAPEN. (Ro)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

20 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Trending di Daerah