Menu

Mode Gelap
Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

AI News

Insentif Tidak Dibayar, ATAS Provinsi Aceh Temui Komisi VI DPRA

badge-check


					Insentif Tidak Dibayar, ATAS Provinsi Aceh Temui Komisi VI DPRA Perbesar

Narasiterkini.com, Banda Aceh – Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Provinsi Aceh menemui Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait dengan insentif Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) yang tidak dibayar.
Kehadiran perwakilan ATAS dari 23 kabupaten/kota ke DPRA diterima oleh Komisi VI DPRA. Selasa, (21/01/2025).

Ketua ATAS Provinsi Aceh, Aisara Silma, SE dalam rilis dikirim ke media ini pada Kamis (24/01) mengatakan, tujuannya menemui Komisi VI DPRA yang salah satunya membidangi masalah pendidikan, untuk mengadukan masalah insentif Tenaga Adminitrasi Sekolah (TAS).

“Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) yang sama-sama pegawai provinsi dengan pegawai di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah, namun kami tidak mendapatkan insentif,” ujar Aisara.

Dulu katanya, sebelum pegawai jenjang pendidikan menengah dibayarkan insentifnya oleh pemerintah kabupaten/kota. Namun semenjak beralih ke provinsi sama sekali tidak dibayarkan.

Sementara staf di Cabdisdik Wilayah, mereka tetap menerima insentif yang nilainya jutaan berdasarkan golongan tiap bulannya. Apa bedanya dengan kami, tanya Aisara.

Sebelumnya kami telah mengadukan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang menyambut kehadiran kami dengan baik dan mendiskusikan masalah ini.

“Kami bermohon kepada DPRA khususnya di Komisi VI untuk memperjuangkan kesejahteraan tenaga administrasi sekolah supaya dianggarkan, agar kami bisa juga menikmati jerih payah selama ini,” pintanya.

Aisara menambahkan, kalau tidak sebesar yang diterima oleh staf di Cabdisdik, kami menerima dengan ikhlas seberapapun besarannya yang bisa dianggarkan oleh eksekutif dan legislatif.

Menanggapi keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh ATAS Provinsi Aceh, Ketua Komisi VI DPR diwakili Ihya Ulumuddin, SP., MH yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI menanggapi tuntutan mereka degan serius.

Di hadapan Anggota Komisi VI DPRA yang hadir, ia berjanji akan menerima aspirasi dan masukan dari ATAS Provinsi Aceh, dan memaklumi tuntutan tersebut.

“Saat ini anggaran tahun 2025 sudah diparipurnakan, kami akan mencoba memperjuangkan di anggaran perubahan seberapa yang bisa dianggarkan untuk tenaga adminisrasi sekolah,” ujarnya.

Diharapkannya, semoga tahun-tahun berikutnya pihak eksekutif mengusulkan untuk tenaga administrasi sekolah ini dan pihak legislatif bisa mengesahkannya.

“Terima kasih atas aspirasi yang disampaikan oleh ATAS Provinsi Aceh dengan melakukan diskusi untuk mencari solusi, karena DPRA menerima semua aspirasi untuk diperjuangkan,” pungkasnya. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati TRK Kunjungi Desa Alue Siron dan Tinjau Infrastruktur

13 Mei 2025 - 19:37 WIB

Keluarga Besar Alumni HMI dan Forhati Nagan Raya Reuni Akbar dan Buka Puasa Bersama

20 Maret 2025 - 23:59 WIB

KNPI Nagan Raya Distribusikan 1,8 Ton Beras ke 21 Dayah Pesantren

9 Maret 2025 - 12:08 WIB

Sah DPRK Tetapkan Pasangan Teuku Raja Keumangan -Raja Sayang Jabat Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya

14 Januari 2025 - 13:54 WIB

Pj. Bupati Aceh Barat Menang Kasasi di Mahkamah Agung melawan PT Gading Bhakti

14 Januari 2025 - 13:38 WIB

Trending di AI News