Narasiterkini.com, Meulaboh -Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, khususnya pada sektor jalan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Salah satu langkah nyata yang kini tengah dilakukan adalah perbaikan dan peningkatan jalan di sejumlah wilayah, mulai dari kawasan perkotaan hingga pedesaan.
Saat ini, fokus pekerjaan PUPR Aceh Barat tertuju pada peningkatan jalan menuju fasilitas pendidikan di Kecamatan Panton Reu. Proyek tersebut dinilai sangat strategis karena selain menjadi akses utama menuju sekolah, jalan tersebut juga merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat setempat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti bertani, berkebun, hingga kegiatan ekonomi lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi,menjelaskan bahwa pekerjaan peningkatan jalan tersebut dilaksanakan oleh CV Rahmad dengan pagu anggaran sebesar Rp470.351.000. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2026.
“Panjang ruas jalan yang kita tingkatkan menjadi jalan aspal di Kecamatan Panton Reu mencapai 200 meter dengan lebar empat meter. Saat ini, tim di lapangan sedang melakukan tahap Penyiapan Badan Jalan (PBJ) dan Lapis Pondasi Bawah (LPB),” ujar **Beni Hardi**, kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, tahap Penyiapan Badan Jalan (PBJ) dan Lapis Pondasi Bawah (LPB) merupakan bagian krusial dalam proses pembangunan jalan. Kedua tahapan ini menjadi fondasi utama untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jalan dalam jangka panjang. Tanpa pengerjaan yang maksimal pada tahap ini, kualitas jalan berpotensi menurun lebih cepat.
Menurutnya, pemilihan material untuk LPB dilakukan secara selektif dan diawasi secara ketat agar struktur jalan memiliki daya dukung yang optimal. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan dini seperti amblas atau munculnya lubang pada badan jalan, terutama mengingat tingginya intensitas kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
“Jalan ini cukup padat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, terutama oleh siswa dan guru menuju SMA Panton Reu. Selain itu, masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan pekebun juga setiap hari menggunakan jalur ini. Karena itu, kualitas konstruksi harus benar-benar diperhatikan,” jelas **Beni Hardi**.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelum dilakukan peningkatan sangat memprihatinkan. Jalan tersebut masih berupa tanah dan bebatuan, dengan banyak lubang yang menghambat kelancaran lalu lintas. Situasi ini semakin buruk saat musim hujan, di mana genangan air kerap menutupi badan jalan sehingga menyulitkan pengguna jalan.
“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat, termasuk dari pihak sekolah, mengenai kondisi jalan yang rusak parah. Guru dan siswa sering mengalami kesulitan untuk mencapai sekolah, apalagi saat hujan. Jalan menjadi licin dan berbahaya,” tambahnya.
Melalui proyek peningkatan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dapat memberikan solusi konkret terhadap permasalahan tersebut. Dengan jalan yang lebih baik, akses menuju fasilitas pendidikan diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien.
Peningkatan jalan ini juga merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur yang tengah digalakkan oleh pemerintah daerah. Infrastruktur yang memadai diyakini akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Lebih lanjut, **Beni Hardi** menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada penyelesaian proyek dalam waktu cepat, tetapi juga memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. Pengawasan dilakukan secara intensif guna menjaga kualitas hasil akhir.
“Setelah tahap LPB selesai, pekerjaan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya hingga pengaspalan. Kami memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai spesifikasi, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dalam waktu dekat,” pungkasnya.
Dengan adanya peningkatan jalan ini, diharapkan tidak hanya memperlancar akses menuju SMA Panton Reu, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Panton Reu dan sekitarnya. Infrastruktur yang baik menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan merata.














