Menu

Mode Gelap
Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030 Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

Peristiwa

Jalan Alternatif Lamie-Simpang Langkak Terancam Amblas ke Sungai, Warga Minta Pemerintah Bertindak

badge-check


					Jalan Alternatif Lamie-Simpang Langkak Terancam Amblas ke Sungai, Warga Minta Pemerintah Bertindak Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Hati hati bagi anda pengendara yang tak pernah melewati jalan alternatif Lamie-Kuala Trang, Dalam Kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya, Aceh terdapat beberapa titik badan jalan yang terancam amblas ke sungai.

Seperti penuturan seorang warga Tripa Makmur, Afrizal menurutnya saat ini terlihat 4 titik badan jalan yang terancam amblas ke sungai hal itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan, selain itu, Jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi itu juga terlihat beberapa titik lokasi berlubang terutama di abutment jembatan yang ada di wilayah itu.


“Harapan kami warga Tripa Makmur agar teratasi ganasnya arus sungai tripa/krueng lamie dengan pemasangan batu gajah, atau apalah yang penting arus transportasi aman jangan sampai terancam keselamatan warga,” ungkap Afrizal.

Ia menambahkan beberapa titik bahu jalan yang amblas ke sungai seperti di Desa Drien Tujoh, Lung Keubeu Jagat, Kabu dan Mon Dua. Apa lagi ini sudah memasuki musim hujan dan meluap debit air sungai kondisi saat ganas tebing sungai runtuh sangat cepat.

Selama jalan bagus, tak jarang mobil barang dan mobil penumpang menggunakan jalan alternatif tersebut untuk menghindari lintasan gunung trans yang berkelok kelok.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Nagan Raya, Ir. Ardimartha saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya selalu mengusulkan penanganannya ke provinsi.

“Sudah diusul ke provinsi untuk perbaikan jalan itu, tapi kalau sungai kita usulkan ke pusat karena itu harus ditangani dengan APBN,” terang Ardimartha.

Sementara Ketua Komisi 3 DPRK Nagan Raya, Zulkarnain saat dimintai tanggapannya menerangkan, pada prinsipnya wakil rakyat pastinya memikirkan kepentingan rakyat (untuk hajat hidup masyarakat) perihal masalah diatas pihaknya meminta eksekutif untuk terus berupaya agar hal tersebut dapat segera diatasi.

“Itukan sifatnya sudah darurat, maka perlu penanganan darurat. Jika usulan tidak terealisasi Pemerintah Kabupaten bisa mengatasinya dengan penanganan darurat, dan kita dewan juga siap membantu eksekutif untuk sama sama meyakinkan pemerintah provinsi dan pusat untuk penanganan masalah tersebut,” terang Zulkarnain politisi Demokrat itu. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Trending di Daerah