Menu

Mode Gelap
Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

Uncategorized

Janji Mau Dibersihkan, Tumpukan Sampah Masih Cemari Wilayah Calok, Warga : DLHK Omong Kosong

badge-check


					Seorang warga Meulaboh meninjau lokasi penumpukan sampah di kawasan calok, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Rabu (20/7/2022) Perbesar

Seorang warga Meulaboh meninjau lokasi penumpukan sampah di kawasan calok, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Rabu (20/7/2022)

Narasiterkini.com, Meulaboh – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Barat berjanji pada bulan lalu akan membersihkan tumpukan sampah di badan jalan Makam pahlawan no 2, Pantai Calok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Setempat, namun nyatanya terlihat kotoran sampah tersebut masih mencemari wilayah itu.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada media pada saat dikonfirmasi oleh Narasiterkini pada bulan lalu dan janji yang sama juga katakan pada tempo hari, yang katanya mau dibersihkan di wilayah Calok, namun pada saat media ini meninjau ke lokasi tumpukan sampah masih tercecer hingga 100 meter di badan jalan.

“Pemandangan yang tidak layak ditampilkan, sepanjang 100 meter masih terlihat tumpukan sampah seakan wilayah tersebut dianak tirikan oleh DLHK setempat, kita juga sudah sempat konfirmasi bahwa akan dibersihkan pada Senin, (18/7/2022), namun hingga kami turun kelokasi sampai siang Rabu (20/0/2022) belum ada tindakan yang dilanjutkan oleh DLHK Aceh Barat.” Ungkap Kadafi salah seorang pelintas kepada Narasiterkini Rabu (20/07/2022).

Ia melanjutkan, apakah hal ini harus terus dibiarkan tanyanya kepada media, seharunya langkah cepat harus diakukan DLHK setempat sebelum Aceh Barat ditetapkan sebagai “Darurat Sampah”. Namun ia juga sebagai salah satu warga Aceh Barat menilai seakan dinas terkait seaakan tidak menjalani tugas dengan maksimal.

“Sampai hari ini sampah di depo ini tak terangkut. Apakah ini terus dibiarkan, apakah Aceh Barat harus menetapkan status “Darurat Sampah”. Saya rasa kalau Pimpinan daerah mengetahui hal ini beliau juga sangat marah dengan kondisi ini, mungkin saja selama ini laporan kepada Bapak Bupati Aceh Barat belum ada yang menyampaikan laporan seperti ini.”tegasnya.

Menurutnya, kondisi ini yang paling parah. Sebelum-sebelumnya sampah tak pernah menumpuk hingga keluar areal depo. “Kalau sekarang sampahnya sudah hampir menjalar ke badan jalan, dan dilokasi pun hanya satu container tog sampah yang disediakan oleh DInas Terkait” katanya.

Sampah yang dibuang ke depo tersebut tak hanya sampah rumah tangga, tapi ada juga sampah industri, dahan dan ranting, dan lain-lain. Selain menimbulkan bau yang tak sedap, sampah organik yang membusuk mengundang banyak serangga yang dapat menyebarkan bibit penyakit seperti lalat. “ini bisa mengundang penyakit,” sesal Kadafi

Ia pun meminta, Agar DLHK Aceh Barat segera turun untuk bisa membersihkan lokasi itu untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, salah satunya bisa menimbulkan Penyakit untuk warga sekitar. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemput Keberkahan di Bulan Ramadan, PWI Adakan Bukber dan Santuni Anak Yatim

11 Maret 2026 - 23:11 WIB

Respon Cepat, PUPR Aceh Barat Rehabilitasi Jembatan Rambong-Kuta Padang

8 Maret 2026 - 16:01 WIB

Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke Rumah Warga di Beutong Ateuh

6 Maret 2026 - 13:13 WIB

Peringati HPN, SWI Aceh Barat Gelar Tausiah Akbar Dan Doa Untuk Korban Banjir

26 Februari 2026 - 12:15 WIB

Jembatan Darurat Penghubung Blang Luah- Alue Sikaya Selesai Diperbaiki, Beban Tampung Hanya 5 Ton

25 Februari 2026 - 15:44 WIB

Trending di Daerah