Menu

Mode Gelap
PT Socfindo Kebun Seunagan Bantu Bersihkan Parit Akses Pertanian Masyarakat Lingkungan Perusahaan  Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul

Daerah

Ekonomi Warga Simeulue Terancam, Pemerintah Terkesan “Elergi” Sorotan Aktivis

badge-check


					Ilustrasi penurunan pendapatan ekonomi masyarakat. Sumber Foto : (Shutterstock)/ Yousar.id Sabtu (27/8/2022) Perbesar

Ilustrasi penurunan pendapatan ekonomi masyarakat. Sumber Foto : (Shutterstock)/ Yousar.id Sabtu (27/8/2022)

Narasiterkini.com, Simeulue – Berbagai perkembangan telah ditelusuri dampak dari pada terlambatnya proses perbaikan jaringan di Kabupaten Simeulue membuat masyarakat setempat mengeluh disebabkan ekonomi para pembisnis kecil-kecilan mulai terancam bangkrut.

Hingga Sabtu 27 Agustus 2022 pemerintah hanya berbicara akan segera melakukan proses perbaikan jaringan ke Kabupaten Simeulue, namun dampak dari hal tersebut penduduk yang tinggal di daerah pelosok seperti di Desa Kecamatan Salang, mulai merasakan keterpurukan dengan keterbatasan pendapatan dan pendidikan akibat jaringan yang sampai saat ini belum bisa teratasi.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Ketua IPPELMAS Rahmat Hidayat kepada Narasiterkini.com, Sabtu (27/8/2022) mengungkapkan bahwa, saat ini masyarakat setempat menjerit dengan keterbatasan jaringan, akibatnya segala pengurusan terhambat ditambah lagi pembisnis online juga beberapa gulung lapak.

“Kita meminta kepada pemerintah kerugian warga seperti pelanggan Telkomsel harus dipertanggung jawabkan terserah kepada siapa intinya pemerintah sekarang ini harus peka terhadap berbagai keluhan masyarakat Jangan terkesan hari ini pemerintah seperti numpang Pencitraan di Media,”katanya

Ia mengatakan, sejauh ini perkembangan ekonomi di wilayah Simeulue terus terpantau dari kota hingga pelosok desa, berbagai keluhan yang ditemukan, bahkan ada yang mengadu sulit membeli token listrik terlebih pelaku bisnis penjual paket Telkomsel yang terancam bangkrut Akibat minimnya pembeli diakibatkan putusnya jaringan.

Sejauh kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat setempat sampai saat ini belum ada upaya pemerintah setempat melakukan sosialisasi atau paparan pemahaman terkait persoalan yang terjadi di wilayah Simeulue saat ini termasuk penanggungjawaban atas kerugian masyarakat.

“Kita berharap pemerintah Simeuleu lebih peka lagi terhadap keluhan penduduknya, jangan “Elergi” ketika ada kritikan dari aktivis, karena hanya melalui mereka keluhan masyarakat tersampaikan, respon sebaik mungkin mulai buat perubahan semaksimal mungkin agar masyarakat nyaman, tentram dan sejahtera,”demikian kata Rahmat Hidayat Ketua IPPELMAS di Aceh Barat. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Daerah