Menu

Mode Gelap
14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

Daerah

Beritakan Proyek Pasar Rejewali, Insan Pers Rakyat Aceh Diancam Akan Dibunuh

badge-check


					Beritakan Proyek Pasar Rejewali, Insan Pers Rakyat Aceh Diancam Akan Dibunuh Perbesar

Narasiterkini.com, Aceh Tengah- Salah seorang Wartawan di Aceh Tengah, Jurnalisa mengaku diancam akan dibunuh oleh Oknum Pengawas Proyek di Kabupaten Aceh Tengah.

Informasi yang di himpun sebelumnya, Wartawan Media Cetak Harian Rakyat Aceh itu meliput Proyek Pembangunan Pasar Rejewali Sejahtera di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pada Kamis. (10/11/2022).

Bahkan hasil Karya Jurnalistiknya itupun telah dimuat dengan judul “Proyek Pengerjaan Pasar Rejewali Ketol Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Lambat, Anggaran Fantastis”.

Akibat pemberitaan itu, Jurnalisa mengaku diancam dibunuh. Ia didatangi oleh Dua Orang Pria kerumahnya pada Kamis, (08/11) sekira Puku 08.00 WIB.

“Pada saat itu mereka menggedor Pintu Gerbang, lalu saya keluar, Wajah mereka terlihat marah, mereka bahkan mencoba memukul,” katanya.

“Saat kejadian itu, istri saya keluar dari Rumah untuk berusaha melerai. Satu orang Pria saat itu berteriak, ‘kamu tidak tau berurusan dengan siapa, kubunuh nanti kamu’,” tambah Jurnalisa meniru ucapan Pria itu.

Ancaman pembunuhan tersebut, dikatakan oleh Jurnalis, pria tersebut menyebutkan berulang kali dengan kembali mengatakan “kubunuh nanti kamu”, lantas istri Jurnalis terus melerai.

“Saya merasa terancam dengan ucapan itu, saat ini saya sedang membuat Laporan ke Polres Aceh Tengah,” katanya.

Beliau menambahkan, terkait pemberitaan itu, sebagai seorang Wartawan, dirinya sudah memenuhi unsur Kode Etik Jurnalistik lantaran adanya konfirmasi kepada pihak rekanan.

“Saya mengenal kedua orang itu. Yang saya ketahui, satu dari dua orang itu bernama Rahmat yang merupakan pengawas lapangan proyek tersebut, yang satu lagi hanya namanya yang saya tau,” tutup Jurnalisa. (RO)

Editor : Hamdani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Daerah