Narasiterkini.com, Suka Makmue- Diskusi publik dengan tema “Ekonomi Kerakyatan versus Ekonomi Kapitalis di Nagan Raya” terungkap berbagai permasalahan di tengah tengah masyarakat, Rabu, (15/04/2026) malam

Dalam diskusi yang di pandu langsung oleh Zulkarnain, SH yang juga anggota DPRK setempat dihadiri oleh audiens dari berbagai lintas profesi, baik tokoh pendidikan, unsur pemerintahan, LSM, organisasi kepemudaan serta masyarakat umum yang juga pelaku usaha menengah kecil (UMK)
Kegiatan yang dikemas dalam menjaring aspirasi dan merajut silaturahmi itu bermunculan berbagai pertanyaan dari para tamu undangan. Salah satunya perihal pinjaman bank (kredit usaha rakyat) dimana bagi masyarakat kecil pelaku usaha untuk mendapatkan pinjaman lunak dari program pemerintah (KUR) begitu sulit. Meskipun peraturan dibawah 100 juta tidak diminta anggunan namun realisasi di lapangan anggunan tetap di minta
“Makanya masyarakat kita yang punya usaha kecil kecilan (misal berjualan gorengan atau mie) lebih banyak meminjam uang kepada bank keliling (Bankke) karena cukup dengan foto copy KTP saja,” ungkap Firdaus salah seorang peserta
Menanggapi hal tersebut, Zulkarnain SH berjanji akan mencoba melakukan koordinasi dengan kepala daerah setempat. Menurutnya kehadiran bank Aceh syariah yang merupakan bank milik pemerintah daerah seharusnya membantu masyarakat Aceh dengan berbagai kemudahan pelayanan
“Ini harus kita sampaikan ke Bupati, karena bank Aceh syariah kalau di kabupaten itu adalah milik bupati (saham pemkab) saya rasa jika bupati yang berbicara maka akan ada solusi kemudahan untuk masyarakat yang benar benar ingin meningkatkan taraf kehidupannya melalui berusaha (wirausaha),” ungkap Zulkarnain yang juga kader demokrat tersebut. (*)














