Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Ekonomi

Dokumen Rencana Pembangunan KEK Halal Barsela Diserahkan ke Kemenkop dan UKM RI

badge-check


					Dokumen Rencana Pembangunan KEK Halal Barsela Diserahkan ke Kemenkop dan UKM RI Perbesar

Narasiterkini.com, Blangpidie – Dihadapan Ketua Umum Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Ilham Akbar Habibie, Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim serahkan dokumen rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Halal Barat Selatan (Barsela) kepada Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Rabu (16/6/2021).

Penyerahan perencanaan dokumen KEK Halal Barsela oleh bupati Abdya itu diterima oleh Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM RI Arif Rahman Hakim dalam acara silaturahmi bisnis di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

Firmansyah, ST Kepala Bappeda Abdya mengatakan penyerahan dokumen yang diserahkan bupati Abdya tersebut berupa master plan rencana induk, studi kelayakan, dan analisis dampak lingkungan KEK Halal Barsela.

Bupati Abdya Akmal Ibrahim dalam kegiatan silaturrahmi tersebut melaporkan tentang perkembangan perencanaan pembangunan KEK Halal Barsela di Teluk Surin, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya.

“Pemkab Abdya sudah mempersiapkan diri dalam mewujudkan KEK Halal Barsela di Teluk Surin. Termasuk lahannya. Tanah untuk KEK Halal tersebut sudah bersertifikat atas nama pemerintah daerah,” ujar Bupati Akmal dalam laporannya.

Akmal juga menjelaskan bahwa sejumlah kaputen/kota yang berada di wilayah barat selatan Aceh atau barsela, potensi utamanya pada sektor pertanian, kelautan, pertambangan dan sektor industri berbasis agro.

Di samping memiliki lahan perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Ada juga 40 sampai 50 pabrik kelapa sawit yang beroperasi di wilayah barsela.

“Kelemahan wilayah barsela belum memiliki pelabuhan yang representatif termasuk di Aceh. Sehingga banyak hasil olahan sawit dan CPO termasuk cangkangnya terpaksa harus dikirim ke Medan melalui Belawan untuk diekspor,” ujar Akmal.

Jadi, tambah Akmal, untuk menyelesaikan permasalahan itu pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari ISMI dan Kementrian Koperasi dan UKM serta pihak-pihak lain agar ikut bersama-sama mewujudkan KEK Halal Barsela.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

15 Juni 2026 - 08:26 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan

2 Juni 2026 - 22:55 WIB

Trending di Ekonomi