Menu

Mode Gelap
Pemkab Nagan Raya Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral Pembina Puspolkam Mahasiswa Hukum Harus Jadi Penjaga Demokrasi dan Konstitusi Negara TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh  Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya 

Peristiwa

Satpol-PP Aceh Barat Bongkar Paksa Pedagang Kue Musiman di Badan Jalan Nasional

badge-check


					Satpol-PP Aceh Barat Bongkar Paksa Pedagang Kue Musiman di Badan Jalan Nasional Perbesar

 

 

NarasiTerkini.com, Meulaboh– Sejumlah pedagang kue lebaran yang bertepatan di badan Jalan Nasional, Meulaboh,Aceh Barat, kecewa atas sikap Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan pembongkaran paksa terhadap lapak kue mereka.

 

Salah seorang pedagang musiman,Teuku Herizal kepada Narasiterkini.com (14/7/2021) Kamis Malam mengatakan, sikap demikian pedagang menilai pemerintah Aceh Barat tidak punya belas kasihan terhadap pedagang musiman yang saat ini sedang berjuang dalam pendapatan menghadang hari raya idul Adha.

 

“Pembongkaran paksa yang dilakukan oleh Satpol PP telah menyebabkan kerugian para pedagang, barang dagangan seperti kue lebaran yang telah kami belanja tidak tahu harus dikemanakan oleh sebab itu kami saat ini menanggung kerugian yang mencapai ratusan juta rupiah,” kata Herizal

 

Ia menjelaskan, kalau memang keberadaan pedagang musiman ini mengganggu badan jalan kenapa parkir kendaraan roda dua atau roda empat yang posisinya memakan setengah badan jalan depan Mall Suzuya diizinkan,”nah pertanyaannya sekarang apa bedanya dengan kami pedagang musiman yang berjualan setahun dua kali yaitu pada hari Raya idul Fitri dan hari Raya Qurban,”tanya Herizal.

 

Selain itu para pedagang musiman juga merasa kecewa atas tindakan Petugas Satpol-PP yang bruntal pada saat melakukan penertiban dengan cara merusak segala fasilitas lapak mereka seperti tenda hingga meja tempat kue sampai hancur dibuat petugas.

 

“Saya rasa kali ini mereka seperti tidak punya hati melakukan tindakan sedemikian kepada kami, seharusnya sebelum penertiban dilakukan sosialisasi, nah, ini main bongkar paksa terus dan merusak semua tempat jualan kami, dengan ini kami merasa kecewa kepada petugas Satpol PP terutama kepada bupati Aceh Barat yang memiliki kekuasaan di Kota Sufi ini.

 

Para pedagang musiman berharap kepada pemerintah Aceh Barat untuk memberi peluang bagi mereka untuk beberapa hari lagi sebelum memasuki hari Raya Qurban, karena sayang barang dagangan kami belum banyak yang terjual ditambah lagi untuk persiapan anak dan istri dirumah menjelang lebaran,”pintanya. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Lagi Asik Pacaran Dalam Mobil Depan Kantor Bupati Aceh Barat, Sepasang Remaja Diamankan Satpol-PP

14 April 2026 - 19:00 WIB

BPBK Abdya Hentikan Pencarian Warga Hilang, Hasilnya Tak Ditemukan

14 April 2026 - 18:32 WIB

Trending di Daerah