Menu

Mode Gelap
PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

Peristiwa

Satpol-PP Aceh Barat Bongkar Paksa Pedagang Kue Musiman di Badan Jalan Nasional

badge-check


					Satpol-PP Aceh Barat Bongkar Paksa Pedagang Kue Musiman di Badan Jalan Nasional Perbesar

 

 

NarasiTerkini.com, Meulaboh– Sejumlah pedagang kue lebaran yang bertepatan di badan Jalan Nasional, Meulaboh,Aceh Barat, kecewa atas sikap Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan pembongkaran paksa terhadap lapak kue mereka.

 

Salah seorang pedagang musiman,Teuku Herizal kepada Narasiterkini.com (14/7/2021) Kamis Malam mengatakan, sikap demikian pedagang menilai pemerintah Aceh Barat tidak punya belas kasihan terhadap pedagang musiman yang saat ini sedang berjuang dalam pendapatan menghadang hari raya idul Adha.

 

“Pembongkaran paksa yang dilakukan oleh Satpol PP telah menyebabkan kerugian para pedagang, barang dagangan seperti kue lebaran yang telah kami belanja tidak tahu harus dikemanakan oleh sebab itu kami saat ini menanggung kerugian yang mencapai ratusan juta rupiah,” kata Herizal

 

Ia menjelaskan, kalau memang keberadaan pedagang musiman ini mengganggu badan jalan kenapa parkir kendaraan roda dua atau roda empat yang posisinya memakan setengah badan jalan depan Mall Suzuya diizinkan,”nah pertanyaannya sekarang apa bedanya dengan kami pedagang musiman yang berjualan setahun dua kali yaitu pada hari Raya idul Fitri dan hari Raya Qurban,”tanya Herizal.

 

Selain itu para pedagang musiman juga merasa kecewa atas tindakan Petugas Satpol-PP yang bruntal pada saat melakukan penertiban dengan cara merusak segala fasilitas lapak mereka seperti tenda hingga meja tempat kue sampai hancur dibuat petugas.

 

“Saya rasa kali ini mereka seperti tidak punya hati melakukan tindakan sedemikian kepada kami, seharusnya sebelum penertiban dilakukan sosialisasi, nah, ini main bongkar paksa terus dan merusak semua tempat jualan kami, dengan ini kami merasa kecewa kepada petugas Satpol PP terutama kepada bupati Aceh Barat yang memiliki kekuasaan di Kota Sufi ini.

 

Para pedagang musiman berharap kepada pemerintah Aceh Barat untuk memberi peluang bagi mereka untuk beberapa hari lagi sebelum memasuki hari Raya Qurban, karena sayang barang dagangan kami belum banyak yang terjual ditambah lagi untuk persiapan anak dan istri dirumah menjelang lebaran,”pintanya. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Trending di Daerah