Menu

Mode Gelap
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

Opini

SIGAP Nagan Raya Minta Bupati Pecat Oknum Tuha Peut Yang Tidak Netral Jelang Pilchiksung

badge-check


					SIGAP Nagan Raya Minta Bupati Pecat Oknum Tuha Peut Yang Tidak Netral Jelang Pilchiksung Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Yayasan Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (SIGAP) Kabupaten Nagan Raya, Mukhtar, meminta  kepada Bupati Nagan Raya untuk memproses Tuha Peut yang tidak netral menjelang Pemilihan Keuchik secara langsung (Pilchiksung) di Desember mendatang.

 

“Bupati melalui dinas terkait bisa memberikan sanksi berupa teguran lisan maupun surat, pemotongan gaji, bahkan secara tegas kami meminta bupati untuk memecat siapa saja oknum Tuha Peut yang tidak netral dalam proses demokrasi Pilchiksung dibulan Desember mendatang ini” ucap Ketua SIGAP Nagan Raya, Mukhtar kepada media, Rabu (20/10/2021).

 

Pasalnya, menurut Mukhtar, saat ini sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak oknum Tuha Peut di Nagan Raya yang tidak netral atau belum mampu memberikan ketauladanan baik kepada kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda pilihan politik di Gampong.

 

“Ada oknum Tuha Peut yang menjadi Timses calon pulan dan pulen lah, dan ini berbahaya kedepan terutama ber-efek kepada tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan Gampong nantinya, serta berisiko melahirkan potensi konflik- konflik masyarakat dikemudian hari” kata Mukhtar.

 

Lebih lanjut, ketua SIGAP Nagan Raya ini juga berharap kepada semua elemen masyarakat terutama para tokoh-tokoh masyarakat khusus nya di Gampong-gampong yang akan melaksanakan Pilchiksung tersebut, untuk sama-sama berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Gampong.

 

“Semua tokoh-tokoh di Gampong harus berperan menjaga persatuan dan kesatuan, dan tidak ada faedahnya juga dilaksanakan Pilchiksung, tapi justru dapat menimbulkan perpecahan dan silaturrahhim sesama masyarakat” pungkas Mukhtar dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh 

27 Juni 2026 - 15:08 WIB

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Trending di Opini