Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Daerah

SMUR Aceh Barat Lakukan Aksi Solidaritas Peduli Wadas, Ini Tuntutannya

badge-check


					Foto/Gus: Massa aksi SMUR di depan Kantor DPRK Aceh Barat, Sabtu (13/2/2022) Perbesar

Foto/Gus: Massa aksi SMUR di depan Kantor DPRK Aceh Barat, Sabtu (13/2/2022)

Narasiterikini.com, Meulaboh – Puluhan peserta aksi yang mengatasnamakan kelompoknya Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) Aceh Barat melakukan aksi solidaritas ‘Aceh Peduli Wadas’. Aksi tersebut dilakukan di depan Kantor DPRK Aceh Barat pada, Sabtu (12/2/2022).

 

Berdasarkan pantauan media di lokasi, terlihat peserta aksi di kawal oleh aparat kepolisian Aceh Barat dalam hal pengamanan massa aksi yang tengah melakukan aksi solidaritas tersebut.

 

Sandi Mulyadi selaku Koordinator Aksi mengatakan, aksi solidaritas itu dilakukan merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat Aceh, khususnya Aceh Barat, sebutnya kepada Narasiterkini.com, Sabtu (12/2/2022).

 

Lanjutnya ia mengatakan, Sehubungan dengan terjadinya peristiwa kericuhan yang terjadi dalam pengukuran lahan warga untuk pembangunan baru andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada hari Selasa, (8/2/2022) lalu, menimbulkan teror dan kriminalisasi yang dilakukan Aparat Kepolisian terhadap Warga Desa Wadas sehingga menimbulkan rasa takut dan trauma yang mendalam dibenak Warga Wadas.

 

Sehingga tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk pemaksaan untuk mengugurkan perjuangan yang hingga saat ini yang dilakukan oleh Warga Wadas demi menjaga kelestarian hidup Warga Wadas, maka dari itu Komite Pimpinan Wilayah Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (KPW SMUR) Aceh Barat mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian kepada Warga termasuk pendamping Hukum Warga Wadas yang menolak desanya dijadikan lokasi penambangan quarry, Jelasnya dalam Pers Realase.

 

Dalam penyampaian Korlap menyebutkan beberapa isi tuntutan atas nama hak hidup dengan aman tanpa kekerasan, oleh SMUR Aceh Barat menuntut Ganjar Pranowo dan Kapolda Jawa Tengah untuk,

1. Hentikan rencana pengembangan Quarry di Desa Wadas,

2. Tarik Aparat Kepolisian dari Desa Wadas,

3. Hentikan kriminalisasi dan intimidasi aparat terhadap Warga Wadas,

4. Usut tuntas aparat Kepolisian di Desa Wadas.

Semoga tuntutan ini dapat di indahkan,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Daerah