Menu

Mode Gelap
SMKN 1 Labuhanhaji Berhasil Raih Juara pada Turnamen Futsal Memeriahkan HUT RI ke- 81 Bupati Nagan Raya Bawa Pulang Traktor Kuning Roda Empat dari Kementan RI, Dukung Produktivitas Padi Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Bupati TRK Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Nagan Raya Terkait Dugaan Keracunan MBG di Bener Meriah, PWI Sesalkan Larangan Peliputan oleh Oknum TNI 

Hukum

Ketua DPRK Nagan Raya: Kita Sedang berusaha Pencegahan Covid-19, Malah Pihak PLTU 3-4 Diam Diam Masukkan TKA Tanpa Melapor

badge-check


					Ketua DPRK Nagan Raya: Kita Sedang berusaha Pencegahan Covid-19, Malah Pihak PLTU 3-4 Diam Diam Masukkan TKA Tanpa Melapor Perbesar

 

NT, Suka Makmue-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Jonniadi,SE sangat menyayangkan sikap manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya karena di tengah Coronavirus disease 2019 (COVID-19) perusahaan itu diam diam tanpa melapor ke instansi terkait malah memasukkan TKA baru asal China.

PLTU 3-4 Nagan Raya di kawasan Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya dinilai melah memasukan lagi 7 orang tenaga kerja asing (TKA) baru asal China secara diam-diam dalam suasana virus corona yang mematikan ini.

“DPRK Nagan Raya sangat menyayangkan sikap PLTU 3-4 itu, karena di tengah-tengah Covid 19 seperti ini dinilai malah melakukan penambahan TKA baru asal China secara diam-diam,” kata Ketua DPRK Nagan Raya, Jonniadi,SE, Rabu,(1/4/2020).

Menurut politisi Partai Demokrat itu, Seharusnya pihak PLTU 3-4 Nagan Raya mendukung berbagai pihak yang sedang secara bersama sama berusaha melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 yang sedang merebak di Indonesia tidak tercuali Aceh. Tetapi, pihak PLTU 3-4 Nagan Raya dinilai malah melakukan penambahan TKA baru asal China secara diam-diam.

“Ini sangat kita sayangkan karena pihak PLTU 3-4 Nagan Raya dinilai tidak mau berusaha bersama-sama dalam pencegahan Covid-19 yang sedang meresahkan saat ini, dan tidak memikirkan dampak dari masuknya TKA baru asal China itu,” tegas Jonniadi.(Arif)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Pasien Gagal Ginjal Kronik Tinggi di Nagan, Beruntung Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Sultan Iskandar Muda 

9 Juli 2026 - 22:43 WIB

Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka

8 Juli 2026 - 15:50 WIB

Trending di Hukum