Menu

Mode Gelap
Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026 Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi  Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

Peristiwa

Banjir Mulai Hambat Akses Jalan Nasional di Simeulue

badge-check


					Banjir Mulai Hambat Akses Jalan Nasional di Simeulue Perbesar

 

Narasiterkini.com,Simeulue – Banjir yang terjadi sejak kemaren hingga hari ini selasa, (28/7/2020) masih menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Simeulue dan hambat akses transportasi serta intensitas hujan masih tinggi hingga berita ini di turunkan.

Kades Abail saat dilokasi banjir menjelaskan kepada media ini menjelaskan bahwa banjir sempat surut tadi malam namun kembali merendam wilayahnya sejak tadi pagi.

“Padahal air ini sudah mulai surut, namun tadi pagi kembali naik lagi dikarnakan hujan kembali turun sejak semalam, dan untuk hari ini ada sekitar 75 jiwa masyarakat Desa Abail yang terkena dampak langsung dari banjir ini,” ucap Fuan Sani selaku kades Abail itu.

Salah satunya banjir yang menggenangi jalan Nasional di desa Abail ini dengan ketinggian air hingga satu meter dan sepanjang kurang lebih 300 meter, hingga menyulitkan warga untuk melintasi baik yang menuju ke pusat kota maupuan sebaliknya serta merendam rumah penduduk juga hal ini menghambat aktifitas warga sekitar.

Pantauan media dilapangan, ratusan warga dan kenderaan yang menunggu dari pagi di jalan tersebut. Namun sebagian ada warga yang menggunakan jasa rakit yang ditawarkan warga setempat namun berbayar, dan ada juga perahu karet yang di siapkan dari basarnas,tni,polri khusus membawa orang namun tidak untuk mengangkut kenderaan.

Sementara dikabarkan di sejumlah titik lainya di Kabupaten Simeulue juga terjadi banjir yang sama, bahkan ada jembatan yang longsor, serta desa yang terkepung banjir tidak bisa keluar dari desa tersebut.

Disisi lain, ada masyarakat beranggapan banjir yang sering terjadi di kabupaten ini, selain dari gejala alam seperti banyaknya sungai yang mengalami pendangkalan, juga bisa saja dikarnakan masih adanya orang yang melakukan penebangan kayu secara liar di Simeulue.

“Apa tidak sering banjir pulau kita ini! sungai sungai sudah banyak yang dangkal dan mengalami penyempitan, ditambah lagi adanya orang yang melakukan penebangan liar di hutan, iaach…kalau terjadi seperti ini siapa yang bertanggung jawab?,” cetus seorang warga yang tak mau di sebutkan namanya.(Ar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Trending di Daerah