Menu

Mode Gelap
Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

Opini

Kinerja Pemerintah Antara Fakta dan Dusta

badge-check


					Kinerja Pemerintah Antara Fakta dan Dusta Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Sebagai masyarakat, kita selalu mencurigai pemerintah. Setiap derap langkah dan aktifitas pemerintah selalu menjadi bahan pembicaraan masyarakat.
Apalagi dalam sistem demokrasi, masyarakat punya hak atas transparansi dan pertanggungjawaban pejabat.

Kini, dengan kemajuan teknologi informasi, kita menghadapi persoalan baru dalam menilai pemerintahan yang kita pilih. Karena, dengan media sosial kita sering fimanipulasi antara fakta dan dusta. Pejabat kini “berdandan” sedemikian rupa agar memesonakan rakyatnya.

Banyak kebijakan dan aktifitas pejabat publik yang dipoles sedemikian rupa seolah olah, mereka telah berbuat sepenuhnya kepada masyarakat tanpa pamrih. Namun, relitas berkata lain, baanyak pejabat yang bermain serong dalam menegelola dana publik. Dengan ragam cara mereka mengkorup atau menyelewengkan penggunaan dana publik.

Namun, kita juga harus menilai kenirja pemeruntah secara adil. Didalam kecurigaan, kita sisihkan sedikit rasa percaya kepada pejabat publik, karena tidak sedikit dari mereka yang memang betol betol melaksanakan kewajiban sebagai pelayan masyarakat. Meskipun jumlah mereka relatif sedikit.

Dari semua kenyataan, fakta, dusta dan citra yang dihadapi oleh masyarakat. Tentu mesti ada jalan keluar bagi perbaikan sistem sosial politik kita agar menjadi lebih baik dari hari demi hari. Terutama sekali dari pemerintah yang diberikan mandat lima tahunan. Harus ada terobosan baru dan jujur dalam menyampaikan komunikasi publik atas semua kinerja mereka. Tanpilkan apa adanya kepada publik tanpa menutu nutupi dalam mengambil keputusan dan kebijakan.

Bagi masyarakat sendiri tentu menjadi dilema tersendiri, saat menilai dan mengontrol pemerintah. Karena apa yang ditampakkan di media sosial kadang tidak sesuai fakta dilapangan. Misalnya kongkalikong kebijakan dan penyelewengan dan publik yang masih masif dilakukan tanpa sepengetahuan masyarakat, dan lembaga kontrol pemenrintah yang resmi ataupun tidak resmi.

Walaupun demikian, sesunggguhnya fakta dan dusta tidak akan pernah bersatu, lambat laun semua akan terungkapkan mana fakta dan mana dusta. Apalagi saat ini zaman sudah serba keterhubungan. Susah sekali pejabat yang bermain serong kecuali hanya segelintir orang yang tidak bermoral dan akhlak. (*)

Opini By: Syukur Tadu

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

25 Juli 2026 - 20:04 WIB

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh 

27 Juni 2026 - 15:08 WIB

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem 

17 Juni 2026 - 17:59 WIB

Trending di Politik