Menu

Mode Gelap
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

Peristiwa

Bupati Aceh Jaya Berhentikan Kepala ULP, Ada Apa?

badge-check


					Bupati Aceh Jaya Berhentikan Kepala ULP, Ada Apa? Perbesar

 

 

Narasiterkini.com, Aceh Jaya – Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB membantah jika masih mempertahankan Mahdi Sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Aceh Jaya atau Unit Layanan Pengadaan (ULP). Calang, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya. Sabtu ( 23/01/2020)

 

Bantahan ini disampaikan bedasarkan adanya pemberitaan di media online terkait somasi yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Jaya, Erisman SH, yang meminta bupati segera mencopot jabatan Mahdi dari Kepala ULP karena yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan.

 

“Kita telah memberhentikan saudara Mahdi dari Kepala ULP pada tanggal 17 Desember 2020 karena yang bersangkutan jarang masuk kerja” Ujar Bupati Aceh Jaya, T.Irfan TB, usai shalat Jum’at kamaren.

 

Dia menjelaskan, pemberhentian tersebut bedasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Jaya dengan Nomor: Peg.862/348.a/2020 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dari Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabuputen Aceh Jaya dan salinan surat keputusan tersebut telah diserahkan kepada yang bersangkutan.

 

“Jikalau ada yang mengatakan kami mempertahankan pejabat yang berkinerja tidak bagus, bisa dipastikan jika hal tersebut keliru. Terkait saudara Mahdi, jauh – jauh hari sudah kami berhentikan dari jabatannya sebagai Kepala ULP,” lanjutnya.

 

Bupati menambahkan, kedepan juga akan ada pejabat eseloring yang sudah dalam evaluasi tim yang dipimpin oleh sekda yang berkinerja kurang baik.

 

“Jika nantinya harus diambil sikap tegas terhadap pejabat eseloring tersebut, maka keputusan itu akan kita ambil” ujar bupati.

 

Bupati kembali mengungkapkan, keputusan tersebut diambil guna memaksimalkan dan meningkatkan pelayanan pemerintah terhadap warga Aceh Jaya.

 

“Jika memang tidak bisa meningkatkan mutu pelayanan yang baik kepada warga dan jarang masuk kantor, untuk apa dipertahankan,” pungkasnya (Rils/As)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Trending di Daerah