Menu

Mode Gelap
Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

Ekonomi

Beli TBS Tak Sesuai Harga dari Pemerintah, APKASINDO Nagan Raya Datangi PKS 

badge-check


					Beli TBS Tak Sesuai Harga dari Pemerintah, APKASINDO Nagan Raya Datangi PKS  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue– Diduga beli tanda buah segar (TBS) sawit tak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Nagan Raya melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik kelapa sawit (PKS).

 

Ketua DPD APKASINDO Yuslan Thamren kepada media ini, Selasa, (20/4/2021) menjelaskan kedatangannya bersama tersebut menyahuti simpang siur harga pembelian TBS tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Dua PKS yang dikunjungi APKASINDO tersebut yaitu PT Kharisma Iskandar Muda (KIM) Gunong Pungki Tadu Raya,serta PT Barata Subur Persada (BSP) Simpang Dua.

 

Kedatangan Ketua DPD APKASINDO serta pengurusnya disambut langsung oleh KSO KIM Sumarno dan Marlov Sihahaan. Dalam silaturahmi tersebut APKASINDO dan PT KIM membahas tentang harga TBS yang saat ini menjadi polemik ditengah masyarakat.

 

Yuslan Thamren selaku Ketua APKASINDO dalam kesempatan tersebut berharap agar PKS di Kabupaten setempat dapat membeli TBS sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. “Harga diharapkan dapat sesuai seluruh PKS di Nagan Raya, tidak ada yang bermain harga dengan TBS tersebut,” tegas Yuslan.

 

Inspeksi mendadak ke dua PKS tersebut, menurut Yuslan karena harga beli TBS ada yang bermain (monopoli harga) sehingga hal tersebut mencuat di medsos serta menjadi keresahan di tengah tengah masyarakat.

 

Untuk itu,Yuslan berharap agar PKS di wilayah tersebut jangan nakal serta bermain dengan harga TBS, karena APKASINDO akan berbuat yang terbaik untuk masyarakat.

 

“Kita mendapat laporan ada PKS dalam sehari saja harga berubah ubah (turun) ini sangat merugikan masyarakat petani apalagi harga CPO tidak mengalami penurunan,” ungkap Yuslan.

 

Sementara itu Marlov Sihahaan dari PT.KIM sangat menyambut baik kedatangan APKASINDO Nagan Raya,sehingga kedepan harga TBS terus membaik di Kabupaten setempat. PKS KIM mendukung penuh program dan perencanaan yang dilakukan oleh organisasi sawit tersebut.

 

Harga TBS untuk april dari 1.480 rupiah untuk sawit umur 3 tahun,untuk umur sawit 4 tahun Rp.1.747, untuk sawit 5 tahun di beli dengan harga Rp.1871.Sedangkan untuk umur tanaman sawit 10 sampai dengan 20 tahun dibeli dengan harga Rp.2151. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan

2 Juni 2026 - 22:55 WIB

Geuchik Nada: Budidaya Aren Genjah, Penghasilan Jauh Mengalahkan Kebun Sawit

31 Mei 2026 - 13:47 WIB

Petani Muda Aceh Hadir, Menjembatani Rakyat Kecil Untuk Kesejahteraan Pertanian

26 Mei 2026 - 20:01 WIB

Trending di Daerah