Menu

Mode Gelap
PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

Peristiwa

Selama Dua Tahun Pria di Aceh Jaya ini Tega Gagahi Anak Kandungnya 

badge-check


					Selama Dua Tahun Pria di Aceh Jaya ini Tega Gagahi Anak Kandungnya  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Jaya – Personil Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Jaya dibantu personil Polsek Panga mengamankan tersangka tindak pidana pencabulan anak dibawah umur.

 

Pelaku diduga SM (67 tahun) warga salahsatu desa dalam Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya berprofesi sebagai petani itu tega mencabuli anak kandungnya sendiri.

 

“Tersangka diamankan pada hari Jum’at tanggal 16 April 2021 sekira pukul 03:00 WIB,” kata Kapolres Aceh Jaya, AKBP. Harlan Amir melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, AKP. Miftahuda Dizha Fezuono, seperti dikutip di laman INDONESIAGLOBAL NET, Selasa (20/04/2021).

 

Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan tersangka, diduga pencabulan yang dilakukan SM (67) tahun sudah 10 kali terhadap korban NM (14) tahun dalam jangka waktu dua tahun.

 

“Dalam jangka waktu 2 tahun terhitung Pencabulan sejak awal januari 2020 s/d april 2021,” terang Kasat.

 

Lanjut Kasat, pencabulan itu terjadi di 3 lokasi, yaitu di gubuk ditempat ia bekerja di kawasan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat sebanyak 3 kali, awal januari 2020.

 

Kasat melanjutkan, yang kedua kejadian dalam kawasan Panga sebanyak 5 kali pada bulan februari 2020 s/d februari 2021, dan yang terakhir terjadi tindak pidana itu pada gubuk dalam kawasan Panga juga sebanyak 2 kali.

 

Kini tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Aceh Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

“Pelaku di jerat pasal 47 JO pasal 50 Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang Qanun jinayah, dan hukuman paling singkat 150 Bulan dan paling lama 200 Bulan,”. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Trending di Daerah