Menu

Mode Gelap
Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem 

Opini

Maraknya Kasus Kekerasan Seksual, Puspa Nagan Raya: Ini Tips Menghindarinya….

badge-check


					Maraknya Kasus Kekerasan Seksual, Puspa Nagan Raya: Ini Tips Menghindarinya…. Perbesar

 

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue– Ketua Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Nagan Raya, Fitri Muliati, S.Ag merespon maraknya terjadi kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak di Nagan Raya, Kamis, (20/5/2021).

 

Puspa sebagai forum partisipasi masyarakat untuk berdayakan perempuan dan perlindungan anak sangat menyayangkan kasus yang serupa terjadi lagi di Nagan Raya, anak di jadikan sebagai tempat pelampiasan nafsu para predator, bahkan pelakunya adalah orang terdekat korban yang seharusnya harus melindungi korban.

 

Menurutnya, Keberulangan terjadi kasus terhadap anak ini perlu penanganan secara komprehensif, bukan hanya instansi dan lembaga perlindungan perempuan dan anak saja yang melakukan penanganan terhadap kasus ini, namun peran masyarakat semua pihak untuk bertanggung jawab.

 

“Ayo sama sama kita melakukan pencegah dan perlindungan terhadap perempuan dan anak, sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi bangsa, Dan jangan takut untuk melapor kepada penegak hukum agar peluka mendapat hukuman yang setimpa dan seberatnya,” ungkap Fitri.

 

Ada beberapa hal untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual dan menghindari diri dari pelecehan seksual:

 

1. Sadarkan keluarga terutama anak-anak untuk mengenali situasi potensial yang dapat menyeret kejurang pelecehan.

2. Jangan segan dan sungkan membahas masalah pelecehan seksual yang muncul di pemberitaan media massa.

3. Latih diri dan anak-anak untuk dapat bersikap tegas walau mungkin itu bertentangan dengan karakternya.

4. Hindari tempat-tempat yang rawan, gelap, dan sunyi serta jauh dari keramaian.

5. Hindari menggunakan busana minimalis.

 

Kepada orangtua sebaiknya tingkatkan terus pengawasan kepada anak jangan bosan bagi para orang tua terutama ibu untuk mengingatkan terus kepada anak karena jika ibu berhenti mengingatkan, maka inilah awal kebebasan bagi mereka untuk melakukan segala kemauan yang mungkin belum waktunya.

 

“Bahkan masih banyak kasus lain yang belum terungkap, maka dari itu jangan takut untuk melapor dan Jangan takut menyuaran untuk melawan pelecehan seksual dimanapun berada,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota DPRK Ini Optimis dengan Bupati TRK, Investasi Rp200 Triliun Jadi Kabar Baik Salah Satunya Tekan Angka Pengangguran

28 Mei 2026 - 09:29 WIB

Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh 

21 Mei 2026 - 09:48 WIB

Trending di Opini