Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Ekonomi

Petani Keluhkan Dam Irigasi Jebol, Ribuan Hektar Lahan Warga Nagan Gagal Tanam

badge-check


					Petani Keluhkan Dam Irigasi Jebol, Ribuan Hektar Lahan Warga Nagan Gagal Tanam Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Akibat Dam irigasi babah Lung Lhok Mesjid jebol, mengakibatkan ribuan hektar sawah dalam 11 Gampong di wilayah Kecamatan Seunagan Timur mengalami kekeringan hingga gagal tanam.

“Kerusakan aliran air ke sawah tersebut, telah berlangsung 3 tahun atau 6 kali masa panen. Dan ini dapat menyebabkan keresahan petani dalam pengelohan sawah dalam wilayah Kecamatan setempat,”kata Husen selaku Keujrun Blang Lhok Mesjid, 13 juni 2021.

Dengan jebolnya Dam irigasi tersebut petani dalam 11 Gampong sangat sulit untuk mendapatkan air, sehingga ribuan hektar lahan sawah mengalami kekeringan. Dan ini perlu segera dibangun kembali oleh pihak terkait,guna untuk membantu petani sawah dalam meningkatkan produksi padi dalam Kabupaten setempat.

T.Muhammad Isa selaku petani Gampong Cot Manyang membenarkan, jika akibat kerusakan Dam tersebut telah mengakibatkan kekeringan. selama 3 tahun terbengkalai ia mengaku sangat sulit untuk mengaliri air ke pesawahan, sehingga dapat menurunkan pendapatan gabah dalam setiap panen.

Sementara itu, Anggota DPR Aceh Teuku Raja Keumangan,SH,MH atau sering disapa TRK merasa prihatin akibat terbengkalainya saluran irigasi babah lung Lhok Mesjid. Ini perlu dikaji penyebab terbengkalai saluran irigasi hingga 3 tahun, sebut Legislator Partai Golongan Karya kepada sejumlah media.

Selaku putra kelahiran Kabupaten setempat, TRK meminta kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera menangani kerusakan irigasi tersebut, sebagai daerah yang andalan bidang pertanian,TRK berharap persoalan tersebut jangan di anggap sepele, karena menurutnya dapat merugikan ratusan petani sawah yang juga dapat menyebabkan gagal panen.

“Ini perlu segera dibenahi, agar petani dalan wilayah kabupaten setempat dapat meningkatkan produktivitas padi melebihi target,apalagi Nagan Raya pernah dijuluki daerah lumbung padi untuk Provinsi Aceh,” pungkas TRK.

Catatan sejarah, Kabupaten Nagan Raya pernah dikunjungi oleh presiden Soeharto beserta ibu negara, ibu Tien. kunjungan kerja presiden tersebut karena hasil panen padi di Nagan Raya melimpah (saat itu masih masuk dalam Kabupaten Nagan Raya) sehingga padi di Nagan Raya surplus. tugu prasasti bukti kehadiran presiden kedua RI itu kini terlihat masih utuh di halaman masjid Lueng Baro, Suka Makmue. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan

2 Juni 2026 - 22:55 WIB

Geuchik Nada: Budidaya Aren Genjah, Penghasilan Jauh Mengalahkan Kebun Sawit

31 Mei 2026 - 13:47 WIB

Petani Muda Aceh Hadir, Menjembatani Rakyat Kecil Untuk Kesejahteraan Pertanian

26 Mei 2026 - 20:01 WIB

Trending di Daerah