Menu

Mode Gelap
Peredaran Sianida Marak, SaKA Duga Oknum Polisi di Abdya Terima Setoran dari Pemilik Blander Emas PUPR Aceh Barat Mulai Aspal Jalan Menuju Pukesmas Samatiga Pulang Kampung, Masyarakat Aceh Selatan Ramaikan Tabligh Akbar Tgk Habibie Nawawi Bupati Aceh Selatan: Pengurus BMK Bukan Sekadar Fungsi Administratif, Melainkan Amanah Moral dan Keagamaan Pemkab Nagan Raya Gelar FGD Draft Perbup CMS Non Tunai Desa Pemkab Nagan Raya Berikan Penghargaan Kecamatan dan Gampong Tercepat Pencairan Dana Desa Tahap I 2026

Opini

SIGAP Nagan Raya Minta Bupati Pecat Oknum Tuha Peut Yang Tidak Netral Jelang Pilchiksung

badge-check


					SIGAP Nagan Raya Minta Bupati Pecat Oknum Tuha Peut Yang Tidak Netral Jelang Pilchiksung Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Yayasan Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (SIGAP) Kabupaten Nagan Raya, Mukhtar, meminta  kepada Bupati Nagan Raya untuk memproses Tuha Peut yang tidak netral menjelang Pemilihan Keuchik secara langsung (Pilchiksung) di Desember mendatang.

 

“Bupati melalui dinas terkait bisa memberikan sanksi berupa teguran lisan maupun surat, pemotongan gaji, bahkan secara tegas kami meminta bupati untuk memecat siapa saja oknum Tuha Peut yang tidak netral dalam proses demokrasi Pilchiksung dibulan Desember mendatang ini” ucap Ketua SIGAP Nagan Raya, Mukhtar kepada media, Rabu (20/10/2021).

 

Pasalnya, menurut Mukhtar, saat ini sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak oknum Tuha Peut di Nagan Raya yang tidak netral atau belum mampu memberikan ketauladanan baik kepada kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda pilihan politik di Gampong.

 

“Ada oknum Tuha Peut yang menjadi Timses calon pulan dan pulen lah, dan ini berbahaya kedepan terutama ber-efek kepada tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan Gampong nantinya, serta berisiko melahirkan potensi konflik- konflik masyarakat dikemudian hari” kata Mukhtar.

 

Lebih lanjut, ketua SIGAP Nagan Raya ini juga berharap kepada semua elemen masyarakat terutama para tokoh-tokoh masyarakat khusus nya di Gampong-gampong yang akan melaksanakan Pilchiksung tersebut, untuk sama-sama berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Gampong.

 

“Semua tokoh-tokoh di Gampong harus berperan menjaga persatuan dan kesatuan, dan tidak ada faedahnya juga dilaksanakan Pilchiksung, tapi justru dapat menimbulkan perpecahan dan silaturrahhim sesama masyarakat” pungkas Mukhtar dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mempertahankan Mahar Tinggi karena “Adat” Aceh Sedang Membuka Gerbang Pergaulan Bebas

24 Januari 2026 - 19:08 WIB

Polemik Umrahnya Bupati Aceh Selatan, Inpersi: Bencana Sudah Berlalu, Saatnya Bangkit Bersama

9 Desember 2025 - 13:13 WIB

Begal Terhadap Perempuan di Jalan Raya Kembali Terjadi, Ipelmasdam Dorong Korban untuk Berani Melapor ke APH

16 Oktober 2025 - 20:48 WIB

Terkait CSR 80% Usulan Pemkab, Dewan Ingatkan Bupati Agar Tak Ego Dalam Mengambil Kebijakan

13 Oktober 2025 - 18:58 WIB

Pemerhati Politik Aceh Selatan, Hennri : Pesta Demokrasi dan Tamu tak Diundang

22 Agustus 2025 - 08:54 WIB

Trending di Opini