Menu

Mode Gelap
Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat Kapolres Nagan Raya Resmi Tutup Kejurprov Grasstrack dan Motocross Trophy Kapolres 2026 Abeh Ubee Abeh, Kepengurusan Baru PAN Target Masuk Tiga Besar di Parlemen Nagan Raya  Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030 Pendiri IMI dan IOF Nagan Raya Apresiasi Pelaksanaan Event Motorcross Pada HUT Bhayangkara ke-80 Tahun Asli “Dibeudoh Abee Lam Ujen” Antusias Penonton Terlihat Padati Lapangan Grasstrack Alun alun Suka Makmue

Opini

Polemik Umrahnya Bupati Aceh Selatan, Inpersi: Bencana Sudah Berlalu, Saatnya Bangkit Bersama

badge-check


					Polemik Umrahnya Bupati Aceh Selatan, Inpersi: Bencana Sudah Berlalu, Saatnya Bangkit Bersama Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Dinamika publik sempat memanas akibat keberangkatan Bupati H. Mirwan MS untuk menunaikan ibadah umrah. Menyikapi hal tersebut, Ketua Inpersi Aceh Selatan, Indra Mudaris, menyerukan agar masyarakat mengalihkan energi pada agenda yang jauh lebih penting, Selasa, (09/12/25).

 

Dalam pernyataan resmi, Bupati Mirwan telah menyampaikan permohonan maaf dengan penuh kerendahan hati. Ia mengakui kegaduhan yang terjadi dan menegaskan komitmen kuat untuk bertanggung jawab penuh atas proses pemulihan di seluruh wilayah terdampak. “Kekhilafan ini menjadi pelajaran besar. Prioritas kami adalah masyarakat,” ungkapnya.

 

Indra Mudaris menilai langkah Bupati sebagai bentuk kedewasaan kepemimpinan. Menurutnya, keberanian untuk meminta maaf justru memperlihatkan tanggung jawab moral seorang kepala daerah. “Ini bukan saatnya memperpanjang polemik. Yang dibutuhkan sekarang adalah kehadiran pemimpin yang bekerja dan masyarakat yang bersatu,” ujarnya.

 

Pada saat yang sama, Indra juga menyoroti ketidaksiapan pemerintah pusat yang dinilai masih lamban dalam merespons bencana di Aceh. Namun, ia menekankan bahwa saling menyalahkan tidak akan mempercepat penanganan. “Yang kita butuhkan bukan mencari siapa yang salah, tetapi memastikan semua pihak baik pusat maupun daerah bergerak sinkron,” tegasnya.

 

Bupati Mirwan memastikan seluruh perangkat pemerintah kabupaten kini terjun langsung untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga perbaikan sarana umum. Pendataan kerusakan juga terus dikebut agar pemulihan berjalan tepat sasaran dan transparan.

 

Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang serta memberikan ruang bagi jajaran pemerintah yang terus bekerja di lapangan. “Kami berkomitmen menguatkan sistem mitigasi bencana agar kejadian seperti ini tidak kembali memukul daerah kita,” katanya.

 

Indra Mudaris mengimbau publik agar menahan diri dari narasi negatif yang dapat mengganggu konsentrasi penanganan pasca bencana. “Kita butuh atmosfer yang kondusif. Mari bantu pemerintah dengan dukungan, bukan dengan memperkeruh suasana,” tambahnya.

 

Dengan permintaan maaf dari Bupati serta ajakan Inpersi untuk bersatu dalam pemulihan, Aceh Selatan kini memasuki fase penting untuk bangkit kembali. Semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi kunci agar Aceh Selatan pulih lebih cepat dan lebih kuat. (Ro)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota DPRK Ini Optimis dengan Bupati TRK, Investasi Rp200 Triliun Jadi Kabar Baik Salah Satunya Tekan Angka Pengangguran

28 Mei 2026 - 09:29 WIB

Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh 

21 Mei 2026 - 09:48 WIB

Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya 

21 Mei 2026 - 08:22 WIB

Trending di Hukum