Menu

Mode Gelap
Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

Opini

SOMBEP Sebut PT Mifa Ingkar Janji Karena Kasus Pencemaran Debu Belum Teratasi

badge-check


					SOMBEP Sebut PT Mifa Ingkar Janji Karena Kasus Pencemaran Debu Belum Teratasi Perbesar

 

Narasiterkini.com, Meulaboh– Dewan Pimpinan Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (SOMBEP) Aceh Barat melalui Sekretasis Divisi (Sekdiv) Humasnya menilai PT. Mifa Bersaudara terkesan merampas hak warga Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Mereubo, dalam memperoleh kondisi lingkungan yang sehat dan layak.

 

Sekretaris Divisi (Sekdiv) Humas SOMBEP Aceh Barat Rovki Muhammad Akbar, seperti rilis yang diterima media ini, Selasa, (19/04) menyebutkan Mifa Bersaudara tekesan merampas hak kesehatan warga sekitar tambang, pasalnya beberapa waktu lalu usai perusahaan di protes perihal masalah kerusakan lingkungan, hingga kini tuntutan masyarakat masih belum juga terealisasikan.

 

“Tentu warga sekitar tambang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak

asasi manusia, maka perlu kami ingatkan perusahaan yang bersangkutan jangan terkesan merampas hak warga, yang selama ini kami lihat di abaikan” kata Akbar.

 

 

Menurutnya, pihak Mifa Bersaudara sudah beberapa kali di minta untuk menuntaskan persoalan debu bara yang jelas mengancam kesehatan warga Peunaga Cut Ujong, mulai dari aksi masa, mediasi secara langsung hingga Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tim pansus DPRK Aceh Barat, namun persoalan debu tersebut hingga kini tidak kunjung terselesaikan.

 

 

 

Rovki Muhammad Akbar menambahkan, pada kegiatan mediasi bersama pihak Mifa Bersaudara beberapa waktu lalu, perusahaan berjanji akan melaporkan setiap upaya pemeliharaan lingkungan yang telah di realisasikan, akan tetapi pihak Sombep maupun warga belum mendapatkan kabar sampai saat ini.

 

“Kami dari sombep hingga kini belum menerima kabar terkait perkembangan upaya yang perusahaan lakukan, sebagaimana yang di janjikan,” jelasnya.

 

 

Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan berharap untuk masalah debu bara dapat segera teratasi secara tuntas sehingga tidak terus terjadi konflik antara warga dan pihak perusahaan.

 

“Kami berharap terkait masalah debu ini, dan dilakukan penanganan secara tuntas oleh perusahaan, jangan kektika di protes baru melakukan tindakan,” tutup mahasiswa Rovki Muhammad Akbar

 

 

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Mifa Bersaudara Hadi Firmansah, mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemantauan lingkungan secara berkala dengan melibatkan Laboratorium Penguji Balai Riset dan Standardisasi Industri Banda Aceh untuk menguji parameter udara ambient dan kebisingan, dan hasil parameter dari kegiatan pemantauan tersebut masih sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan pemerintah.

 

“Adapun pelaksanaannya rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali dan dilaporkan ke pihak Dinas Lingkungan Hidup,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, untuk tindak lanjut kedepan ini perusahaan juga akan membagikan beberapa Alat kebersihan kepada masyarakat setempat serta akan mempersiapkan pelaksanaan kembali program pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan dan bantuan paket gizi untuk balita dan lansia.

 

“Kami berharap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dapat terlaksana secara berkelanjutan dan berdampak pada peningakatan ekonomi dan kualitas SDM masyarakat,” begitu kata Hadi. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Trending di Daerah