Menu

Mode Gelap
Forkab Aceh Selatan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ABAS Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara IAD Abdya Rayakan Hari Kartini Lewat Lomba Fashion Show Berkebaya Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan  Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Peusijuk 58 Calon Jamaah Haji, Pimpinan: Bentuk Pendampingan Spiritual Nasabah Yayasan Ipelmasat Seunagan Timur Menang di PTUN Banda Aceh, Camat Apresiasi  Tim SATA Lawyer

Opini

Bupati Lantik Camat Perempuan wujud dari Nagan Raya Ramah Terhadap Perempuan

badge-check


					Bupati Lantik Camat Perempuan wujud dari Nagan Raya Ramah Terhadap Perempuan Perbesar

 

Narasiterkini.com, Banda Aceh- Penyegaran susunan kepala SKPK di Nagan Raya pada tanggal 5 Oktober 2022 memiliki keistimewaan tersendiri. Untuk pertama kalinya, terdapat seorang camat dari kalangan perempuan. Hal ini tentunya menjadi angin segar terhadap emansipasi wanita serta keterlibatan perempuan di dalam pemerintahan. Hal tentunya juga mendukung upaya pengarustamaan Gender yang godok oleh pemerintah pusat.

“Kita mengapresiasi langkah yang diambil oleh Bupati Nagan Raya dengan memberikan ruang kepada kaum perempuan untuk dapat berkiprah di dalam pemerintahan,” ucapnya.

 

Penempatan Sih Gunawati bukan hanya sekedar pemanis saja, dimana beliau memiliki rekam jejak yang cukup baik mulai dari menjabat beberapa sektor penting di ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, meliputi Kasi Keistimewaan Aceh, Sekcam Darul Makmur, Sekretaris DPMGP4 Kabupaten Nagan Raya dan Sekcam Tripa Makmur.

 

Dari perjalanan kiprah seorang Sih Gunawati di pemerintahan Nagan Raya tersebut, sudah sangat mencerminkan bahwa kepemimpinan perempuan di Nagan Raya bukan menjadi sebuah persoalan karena masyarakat Nagan Raya sudah sangat sadar dan paham akan posisi dan porsi perempuan di bidang apapun.

Nagan Raya memiliki perempuan-perempuan potensial, hal itu di sadari betul oleh Bupati Nagan Raya sehingga dalam penyegaran susunan kepala SKPK menempatkan salah satu perempuan hebat menjadi Camat. Hal ini tentunya akan jadi pemantik semangat perempuan lainnya di Nagan Raya untuk berprestasi diruang Publik yang seyognya anggapan masalalu sangat maskulinitas.

Sejatinya, penolakan Pj. Bupati dari kalangan perempuan menciderai semangat akan emansipasi wanita dan upaya pengarustamaan gender yang sudah mengakar di Nagan Raya. Dan yang seharusnya menjadi penilaian akan baik atau tidaknya seseorang memimpin bukan dari Gender tetapi dari rekam jejak kinerja yang telah dia kerjakan.

 

Kami sangat berharap, Nagan Raya menjadi role model dalam hal menghormati kesetaraan Gander dan kesetaraan kesempatan bagi perempuan untuk bisa berkiprah di dunia pemerintahan. Agar marginalisasi, diskriminasi berbasis Gender dapat kita basmi. (RO)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mualem Apresiasi Mendagri Tito Karnavian Terkait Usulan Perpanjangan Dana Otsus Aceh

14 April 2026 - 20:36 WIB

Mempertahankan Mahar Tinggi karena “Adat” Aceh Sedang Membuka Gerbang Pergaulan Bebas

24 Januari 2026 - 19:08 WIB

Said Isa Quraisy Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRK Nagan Raya

24 Desember 2025 - 15:46 WIB

Prosesi pelantikan (PAW) Anggota DPRK Nagan Raya Said Isa Quraisy | Foto : ist

Polemik Umrahnya Bupati Aceh Selatan, Inpersi: Bencana Sudah Berlalu, Saatnya Bangkit Bersama

9 Desember 2025 - 13:13 WIB

Begal Terhadap Perempuan di Jalan Raya Kembali Terjadi, Ipelmasdam Dorong Korban untuk Berani Melapor ke APH

16 Oktober 2025 - 20:48 WIB

Trending di Hukum