Menu

Mode Gelap
Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

Daerah

Pendemo Geram, Aksi Indonesia Gelap Hanya Dihadiri 7 Anggota Dewan

badge-check


					Pendemo Geram, Aksi Indonesia Gelap Hanya Dihadiri 7 Anggota Dewan Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Seratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Indonesia Gelap, Geram terhadap sikap dewan yang dinilai tidak mengayomi kehadiran para aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten DPRK Aceh Barat.

Penyataan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Lapangan Rahmat Putra kepada media Kamis (20/2/2025), ia menyampaikan bahwa aksi tuntutan terkait evaluasi instruksi presiden (Inpres) no 1 tahun 2025 hari ini hanya beberapa dewan yang menyambut aspirasi itu.

“Dari 25 dewan hanya 7 orang yang menyambut kami, padahal jauh hari kita sudah layangkan surat bahwa akan ada aksi pada hari ini, sikap inilah yang jadi penilaian kami bahwa dewan Aceh Barat tidak siap menampung aspirasi lewat aksi ini,”ujarnya

Dikatakannya, mahasiswa yang tergabung dalam aksi merasa tidak puas sikap dewan seolah acuh tak acuh seperti tidak ada nilai dimata mereka, sehingga hal ini terjadi kontroversi diantara mahasiswa, para aksipun mulai memanas terpaksa menerobos masuk pintu pagar gedung dewan, setelah disambut oleh 5 dewan di depan gedung.

“Susah kali mendapatkan keadilan, padahal kita sudah bersusah payah memperjuangkan hak ini, seharusnya adalah 13 dewan yang hadir guna menandatangani petisi yang menjadi tuntutan hari ini,”ungkapnya

Adapun yang menjadi tuntutan para aksi meminta pemerintah pusat mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih efektif untuk semua Lapisan masyarakat, menolak efisiensi anggaran di sektor kesehatan dan pendidikan, penghentian Dwifungsi TNI/POLRI, serta meminta peninjauan dan klarifikasi terkait instruksi presiden Nomor 1 Tahun 2025.

“Hari ini kami berkumpul di gedung DPRK Aceh Barat, meminta anggota dewan menandatangani petisi yang berisi tuntutan kami, dan Alhamdulilah kehadiran kami diterima dengan baik oleh 7 dewan, petisi yang kami bawa sudah di tanda-tangani,” Ucap Rahmad

Ahmad Yani selaku anggota DPRK yang berkomunikasi langsung dengan Para Demonstran, menampung aspirasi yang disampaikan serta mengajak para mahasiswa untuk berdialog terkait poin-poin yang menjadi tuntutan mereka.

“Kami selaku wakil rakyat menerima dan menampung aspirasi mereka dengan menandatangani petisi, sementara untuk kebijakannya terkait poin tuntutan itu kewenangan pusat, kami hanya bisa menerima dan menyampaikan”, Pungkasnya

Sementara pantauan media di lapangan, aksi tersebut berlangsung sejak pukul 11.00 WIB dan berakhir pada jam 13.50 WIB, aksi berlangsung dengan damai dan dikawal ketat oleh sejumlah polisi dan TNI.

Adapun anggota dewan yang hadir diantaranya Wakil Ketua I Azwir, Komisi II Ketua Said Muzhar, Syukur, Komisi III
Ketua Mustafa Gaseu, Ahmad Yani
Abdul Rauf, dan Komisi IV, Bachtiar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya

18 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029

27 Juli 2026 - 09:29 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

23 Juli 2026 - 19:35 WIB

Ratusan Siswa MAN Inovasi Ikuti Safari Penyuluhan IPARI, DPRK Nagan Raya Tegaskan Komitmen Bentengi Generasi Muda dari Narkoba

22 Juli 2026 - 11:08 WIB

Trending di Daerah