Menu

Mode Gelap
Forkab Aceh Selatan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ABAS Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara IAD Abdya Rayakan Hari Kartini Lewat Lomba Fashion Show Berkebaya Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan  Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Peusijuk 58 Calon Jamaah Haji, Pimpinan: Bentuk Pendampingan Spiritual Nasabah Yayasan Ipelmasat Seunagan Timur Menang di PTUN Banda Aceh, Camat Apresiasi  Tim SATA Lawyer

Daerah

Upaya Pemerintah Tangani Bencana Erosi di Aceh Barat

badge-check


					Upaya Pemerintah Tangani Bencana Erosi di Aceh Barat Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Pemerintah Aceh Barat terus berupaya untuk menangani erosi tebing di Gampong Mesjid Tuha, khususnya di sekitar Jembatan Ranto Panjang Barat.

Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Aceh Barat, upaya penanganan erosi ini telah menjadi prioritas pemerintah daerah.

Pada tahun 2023, pemerintah Aceh Barat mengusulkan penanganan beberapa titik erosi Krueng Meureubo, dengan prioritas pada Jembatan Ranto Panjang Barat dan Marek.

Usulan ini kemudian disetujui oleh Kementerian PUPR dengan alokasi dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024. Namun, pelaksanaan penanganan hanya dilakukan di Marek dengan panjang penanganan 500 meter.

Kadis PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya untuk menangani erosi ini.

“Kami telah mengusulkan penanganan lanjutan untuk tahun 2025, namun karena kebijakan efisiensi anggaran, pagu DAU untuk infrastruktur PUPR menjadi nol,” ujarnya.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dan Wakil Bupati, Said, telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Sungai dan Pantai di Jakarta untuk membahas usulan penanganan erosi ini. Mereka mengusulkan dana sebesar Rp 80 miliar, dengan alokasi Rp 25 miliar untuk penanganan erosi di Jembatan Ranto Panjang Barat.

Saat ini, Bupati Aceh Barat terus berupaya agar usulan ini dapat disetujui pada tahap TW 2.

Pemerintah Aceh Barat juga telah melakukan permintaan kepada Komisi V DPR RI untuk mendukung usulan ini.

Sebagai informasi tambahan, pemerintah Aceh Barat telah menerima dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024 dan Rp 4 miliar dari BNPB untuk penanganan erosi di Gampong Mesjid Tuha.

Pemerintah daerah berharap agar upaya penanganan erosi ini dapat berlanjut dengan dukungan dana yang memadai. (RO)

Penulis:Fadil
Editor:Dani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Forkab Aceh Selatan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ABAS

21 April 2026 - 23:28 WIB

IAD Abdya Rayakan Hari Kartini Lewat Lomba Fashion Show Berkebaya

21 April 2026 - 15:45 WIB

Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Peusijuk 58 Calon Jamaah Haji, Pimpinan: Bentuk Pendampingan Spiritual Nasabah

21 April 2026 - 14:09 WIB

Yayasan Ipelmasat Seunagan Timur Menang di PTUN Banda Aceh, Camat Apresiasi  Tim SATA Lawyer

21 April 2026 - 07:36 WIB

Ketum IPELMASAT Apresiasi Putusan PTUN Banda Aceh soal Sengketa Tanah Asrama Mahasiswa

20 April 2026 - 22:52 WIB

Trending di Daerah