Menu

Mode Gelap
PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

Daerah

Upaya Pemerintah Tangani Bencana Erosi di Aceh Barat

badge-check


					Upaya Pemerintah Tangani Bencana Erosi di Aceh Barat Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Pemerintah Aceh Barat terus berupaya untuk menangani erosi tebing di Gampong Mesjid Tuha, khususnya di sekitar Jembatan Ranto Panjang Barat.

Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Aceh Barat, upaya penanganan erosi ini telah menjadi prioritas pemerintah daerah.

Pada tahun 2023, pemerintah Aceh Barat mengusulkan penanganan beberapa titik erosi Krueng Meureubo, dengan prioritas pada Jembatan Ranto Panjang Barat dan Marek.

Usulan ini kemudian disetujui oleh Kementerian PUPR dengan alokasi dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024. Namun, pelaksanaan penanganan hanya dilakukan di Marek dengan panjang penanganan 500 meter.

Kadis PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya untuk menangani erosi ini.

“Kami telah mengusulkan penanganan lanjutan untuk tahun 2025, namun karena kebijakan efisiensi anggaran, pagu DAU untuk infrastruktur PUPR menjadi nol,” ujarnya.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dan Wakil Bupati, Said, telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Sungai dan Pantai di Jakarta untuk membahas usulan penanganan erosi ini. Mereka mengusulkan dana sebesar Rp 80 miliar, dengan alokasi Rp 25 miliar untuk penanganan erosi di Jembatan Ranto Panjang Barat.

Saat ini, Bupati Aceh Barat terus berupaya agar usulan ini dapat disetujui pada tahap TW 2.

Pemerintah Aceh Barat juga telah melakukan permintaan kepada Komisi V DPR RI untuk mendukung usulan ini.

Sebagai informasi tambahan, pemerintah Aceh Barat telah menerima dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024 dan Rp 4 miliar dari BNPB untuk penanganan erosi di Gampong Mesjid Tuha.

Pemerintah daerah berharap agar upaya penanganan erosi ini dapat berlanjut dengan dukungan dana yang memadai. (RO)

Penulis:Fadil
Editor:Dani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

20 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Trending di Daerah