Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Daerah

Pemkab Aceh Barat Resmi Launching Pembentukan Pengurusan Bank Sampah

badge-check


					Pemkab Aceh Barat Resmi Launching Pembentukan Pengurusan Bank Sampah Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM melaunching pembentukan kepengurusan bank sampah induk kecamatan dan bank sampah unit gampong di Cafe Meulaboh Premium pada Minggu (16/11/2025).

Tarmizi mengucapkaan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam rangakaaian persiapan Aceh Barat menuju adipura, mulai dari pelatihan sebanyak tiga kali, kemah adipuran bagi Satgas Gampong hingga pembentukan struktur pengurusan bank sampah pada hari ini.

“Kita bukan hanya fokus pada target untuk mendapatkan adipura saja, tapi kita ingin kedepan kota Meulaboh ini bersih dari dan ketika datang tamu dari luar daerah melihat kota Meulaboh ini bebas dari sampah,” kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, ketika ketika ada tamu yang datang dari luar daerah maka yang dilihat atau dikunjungi adalah Meulaboh, maka apa yang terlihat di kota Meulaboh apakah itu bersih atau kotor maka itu la gambaran dia terhadap Aceh Barat.

“Kita juga ingin mengedukasi anak – anak kedepan jika dia melihat sampah dia tahu bahwa sampah itu ada nilainya mala dia akan membuang sampah pada tempatnya. Kita sudah sebarkan tong sampah yang terpilah baik itu sampah organik maupun anorganik di sejumlah titik di kota Meulaboh,” katanya.

Untuk di Kecamatan Johan Pahlawan kata Tarmizi, target pengadaan tong sampah ada sebanyak 500 unit, dia juga berharap agar kesadaran akan penting nya untuk membuang sampah pada tempatnya dapat dilakukan oleh semua masyarakat tanpa terkecuali.

“Berbicar tentang sampah, salah satu yang harus menjadi peehatian khusus adalah Tampat Pembuangan Akhir (TPA), jadi saat ini sampah yang dibuang ke sana itu 130 ton per harinya. Jadi sampah itu harus dikelola maka butuh alat berat seperti eksavator dan buldozer, eksavator kita sudah ada makanya kita beli buldozer khusus untuk di TPA,” ujar Tarmizi.

Tarmizi juga mengimbau kepada semua perusahaan yang ada di Aceh Barat untuk dapat rerlibat dalam pengelolaan atau penanganan sampah melalui dana CSR sesuai dengan amanh dari Presiden Republik Indonesia.

“Bukan hanya dari APBD saja, kalau APBD amanahnya itu 3 persen, kalau 3 persen dari APBD kita itu hampir Rp 50 miliar tidak mungkin karena kita tidak ada uang, makanya perlu kerjasama seluruh perusahaan untuk aktiv membantu program pemerintah,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

18 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

17 Juni 2026 - 01:17 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grass Track dan Masjid Giok Nagan Raya

12 Juni 2026 - 20:16 WIB

Trending di Daerah