Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Daerah

ESDM Aceh Pastikan Upaya Maksimal Jaga Ketersediaan LPG di Tengah Gangguan Distribusi

badge-check


					ESDM Aceh Pastikan Upaya Maksimal Jaga Ketersediaan LPG di Tengah Gangguan Distribusi Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue — Pemerintah Aceh melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh dan PT PERTAMINA PATRA NIAGA Aceh memastikan berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan gas elpiji (LPG) di tengah gangguan distribusi yang terjadi di sejumlah wilayah. Meski pasokan sempat tersendat, pemerintah daerah bersama pihak terkait berkomitmen mempercepat pemulihan distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan LPG berdampak langsung pada rumah tangga dan pelaku usaha. Sejumlah ibu rumah tangga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak, sementara beberapa rumah makan memilih mengurangi jam operasional hingga menutup sementara akibat keterbatasan gas. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan terganggunya aktivitas ekonomi lokal, khususnya usaha mikro dan kecil.

Kepala Dinas ESDM Aceh, Taufik, menjelaskan bahwa secara umum penyaluran LPG dari agen ke pangkalan masih berjalan normal. Namun, kendala akses distribusi masih terjadi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah akibat faktor geografis dan kondisi infrastruktur.

“Untuk dua daerah tersebut, suplai LPG terus kami upayakan melalui jalur udara menggunakan pesawat atau helikopter, terutama untuk mendukung kebutuhan dapur umum,” ujar Taufik melalui pesan WhatsApp.

Selain itu, pasca putusnya Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen, distribusi LPG ke wilayah Aceh bagian Utara dan Barat dialihkan melalui jalur laut. Saat ini, dua kapal dikerahkan secara bolak-balik mengangkut skid tank LPG dari Pelabuhan Lhokseumawe menuju Pelabuhan Ulee Lheue dan Malahayati.

Upaya tersebut diperkuat dengan penambahan armada oleh PT Pertamina Patra Niaga Aceh. “Sekarang total ada tiga kapal yang mengangkut LPG dari Krueng Geukuh ke Malahayati dan Ulee Lheue. Ini kami lakukan agar pasokan bisa lebih cepat pulih dan kondisi segera stabil,” tambah Taufik.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurut ESDM Aceh, situasi ini bersifat darurat namun berada dalam penanganan intensif.

Di tengah keterbatasan, masyarakat Aceh kembali menunjukkan ketangguhannya. Asap dapur kayu bakar mungkin menghadirkan nostalgia masa lalu, tetapi harapannya sederhana: LPG segera normal, karena kearifan lokal boleh lestari, namun efisiensi zaman modern tetap tak tergantikan.(Ro)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

18 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

17 Juni 2026 - 01:17 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grass Track dan Masjid Giok Nagan Raya

12 Juni 2026 - 20:16 WIB

Trending di Daerah