Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Daerah

Upaya Pemerintah Tangani Bencana Erosi di Aceh Barat

badge-check


					Upaya Pemerintah Tangani Bencana Erosi di Aceh Barat Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Pemerintah Aceh Barat terus berupaya untuk menangani erosi tebing di Gampong Mesjid Tuha, khususnya di sekitar Jembatan Ranto Panjang Barat.

Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Aceh Barat, upaya penanganan erosi ini telah menjadi prioritas pemerintah daerah.

Pada tahun 2023, pemerintah Aceh Barat mengusulkan penanganan beberapa titik erosi Krueng Meureubo, dengan prioritas pada Jembatan Ranto Panjang Barat dan Marek.

Usulan ini kemudian disetujui oleh Kementerian PUPR dengan alokasi dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024. Namun, pelaksanaan penanganan hanya dilakukan di Marek dengan panjang penanganan 500 meter.

Kadis PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya untuk menangani erosi ini.

“Kami telah mengusulkan penanganan lanjutan untuk tahun 2025, namun karena kebijakan efisiensi anggaran, pagu DAU untuk infrastruktur PUPR menjadi nol,” ujarnya.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dan Wakil Bupati, Said, telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Sungai dan Pantai di Jakarta untuk membahas usulan penanganan erosi ini. Mereka mengusulkan dana sebesar Rp 80 miliar, dengan alokasi Rp 25 miliar untuk penanganan erosi di Jembatan Ranto Panjang Barat.

Saat ini, Bupati Aceh Barat terus berupaya agar usulan ini dapat disetujui pada tahap TW 2.

Pemerintah Aceh Barat juga telah melakukan permintaan kepada Komisi V DPR RI untuk mendukung usulan ini.

Sebagai informasi tambahan, pemerintah Aceh Barat telah menerima dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024 dan Rp 4 miliar dari BNPB untuk penanganan erosi di Gampong Mesjid Tuha.

Pemerintah daerah berharap agar upaya penanganan erosi ini dapat berlanjut dengan dukungan dana yang memadai. (RO)

Penulis:Fadil
Editor:Dani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

18 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

17 Juni 2026 - 01:17 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grass Track dan Masjid Giok Nagan Raya

12 Juni 2026 - 20:16 WIB

Trending di Daerah