Menu

Mode Gelap
UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional

Peristiwa

Pemerintah Aceh Berhasil Pulangkan 19 Nelayan Asal Aceh dari India

badge-check


					Pemerintah Aceh Berhasil Pulangkan 19 Nelayan Asal Aceh dari India Perbesar

 

Narasiterkini.com, Banda Aceh- Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh berhasil memulangkan 19 nelayan asal Aceh dari India, Minggu, (13/12/2020).

Saat jumpa pers di pendopo Gubernur Aceh, Dinas Sosial Aceh menjelaskan proses Pemulangan 19 Nelayan Asal Aceh. Dimana 25 Desember 2019 terjadi penangkapan kapal nelayan KM. Selat Malaka 64 berkapasitas 59
GT dengan awak 19 orang asal Aceh yang mulai melaut tanggal 18
Desember 2019.

Penangkapan diduga terjadi karena kerusakan mesin hingga hanyut terbawa arus masuk ke Zona Teritorial India. Seluruh nelayan yang ditangkap tersebut ditahan di Pulau Nicobar India. Dari 19 orang nelayan tersebut 13 orang diantaranya diketahui identitasnya dan sisanya sebanyak 6 orang belum diketahui.

“Mereka di dakwa dengan tuduhan
memasuki wilayah perairan India tanpa dokumen dan menangkap ikan dengan ancaman hukuman maksimal 6 bulan penjara,” terang Kadis Sosial Aceh, Al Hudri didampingi sekretaris Dinsos Aceh Devi Riansyah.

Perjalanan pembebasan itu berawal Plt. Gubernur Aceh . Ir. H. Nova Iriansyah, MT (saat ini Gubernur Aceh Definitif) melakukan pertemuan dengan Menteri Negara Untuk Urusan Luar Negeri India HE. Shri V. Muraleedharan dan Duta Besar R.I untuk India Arto Suryodipuro yang salah satu agenda pembicaraan adalah mengenai pembebasan nelayan asal Aceh yang ditangkap di India.

Selanjutnya 19 Oktober 2020 Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktorat WNI dan BHI serta KBRI India, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta melaksanakan rapat dengan agenda upaya pembebasan 50 orang nelayan asal Aceh yang ditahan di Andaman dan Nicobar termasuk didalamnya 19 orang awak KM Selat Malaka 64.

Hingga Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan menyampaikan surat Rencana Pemulangan 19 Nelayan KM. Selat Malaka 064 Aceh dari India ke Jakarta dan Aceh pada tanggal 12 Desember 2020 (tentative).

Dikarenakan keterbatasan anggaran pada Direktorat Penanganan Pelanggaran Kemenlu RI dimohon bantuan Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh untuk membiayai kepulangan 19 orang nelayan tersebut untuk rute Jakarta-Aceh.

Dinas Sosial Aceh sesuai arahan Bapak Plt. Gubernur Aceh, langsung menindaklanjuti dengan menyampaikan surat permohonan No.466.2/903 tgl. 17 April 2020. perihal penanganan kasus penangkapan WNI/Nelayan asal Aceh di Thailand dan India kepada Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta.

Usai para nelayan bertemu Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, petugas mengantar 19 para nelayan ke kab/kota masing masing lengkap dengan uang saku. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Trending di Daerah