Menu

Mode Gelap
Diskominfo Nagan Raya Gelar Interviu Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tahun 2026 Stand DPMGP4 Edukatif dan Efektif Promosikan Potensi Gampong, Ketua DPD MKGR Nagan Raya Beri Apresiasi  Meskipun Tak Ada Apam, Ratusan Emak-emak di Nagan Raya Ikuti Festival Peh Karah Semarak HUT Ke-24 Nagan Raya, Jalan Sehat Meriah dengan Hadiah Umrah dan Sepeda Motor Personel Brimob Batalyon C Pelopor Turut Semarakkan HUT ke-24 Nagan Raya, Meriah Jalan Santai Bersama Masyarakat Pemkab Aceh Barat Bersihkan Sampah di Pantai Pasar Baru Meulaboh

Hukum

Bupati Abdya Himbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Mafia Tanah

badge-check


					Bupati Abdya Himbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Mafia Tanah Perbesar

Narasiterkini.com, Blangpidie -Kelompok Tani Cetak Sawah Baru, Seuneubok Karya Abadi Krueng Itam Leubok Raja di Desa Teladan Jaya, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kirimkan surat pemberitahuan kepada bupati setempat.

 

Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Seneubok, Dolly Yong Teh, serta masyarakat k

Kelompok Tani, M. Yusuf dan Hamdani MS tersebut, bertujuan untuk menyampaikan bahwa pada Senin (22/3/2021) mendatang, pihaknya akan memasuki lahan yang diklaim  pernah dibabat dan ditebang oleh pihaknya.

 

Menanggapi hal itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH pun menggunggah foto surat itu ke akun facebook miliknya. Akmal menghimbau agar masyarakat tidak ikut andil dalam kegiatan itu.

 

“Imbauan, agar semua aparatur pemerintah, dan kelompok tani yang resmi tidak menghadiri undangan ini,” tulis Akmal dalam postingan facebooknya, Jum’at (19/3/2021).

 

Akmal mengaku kenal dengan kelompok tersebut, akan tetapi kata Akmal, dirinya atau bahkan pemerintah tidak berkaitan dalam program yang digagas oleh kelompok tani Cetak Sawah Baru yang beralamat di Desa Teladan Jaya, Kecamatan Babahrot.

 

“Saya kenal mereka, cuma tak ingin terkait dengan persoalan apapun yang mereka gagas. Saya tegaskan, kelompok ini tidak ada kaitan apapun dengan pemerintah, dan pemerintah tidak terkait apapun juga dengan perilaku, ucapan, atau program mereka,” ujar Akmal.

 

Bupati Abdya juga berharap agar masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kelompok-kelompok yang menjanjikan akan memberikan lahan tanah kepada masyarakat.

 

“Soal tanah dan kelompok tani, masyarakat agar berhati-hati dan jangan mudah percaya. Jangan juga percaya kalau mereka minta-minta uang untuk urusan ini dan itu,” harap Akmal.

 

Orang nomor satu di kabupaten berjulukan ‘bumoe breuh sigupai‘ itu berpesan agar jika ada masyarakat yang telah memberikan sejumlah uang dan upeti lainnya kepada kelompok itu agar segera melaporkan kepada kepihak keamanan.

 

“Untuk masyarakat yang sudah terlanjur tertipu selama ini, dapat melapor ke Polsek atau Polres Abdya. Saya infokan, sejumlah oknum masyarakat sudah diperiksa dan di BAP kan di Polres Abdya,” saran Akmal.

 

Selain itu, Akmal membeberkan bahwa Polres Abdya juga sudah menyita sejumlah dana dari oknum masyarakat yang mengaku sebagai kelompok tani dan telah diperiksa oleh Polres Abdya.

 

“Bahkan sejumlah uang yang dikutip pada masyarakat, juga sudah disita. Kalau ada keraguan, tanyalah pada kepala desa, camat, dan Dinas Pertanahan Abdya, atau juga langsung pada saya. Terimakasih,” pungkas Akmal. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka

8 Juli 2026 - 15:50 WIB

Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

3 Juli 2026 - 14:28 WIB

Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi

25 Juni 2026 - 23:26 WIB

Usai Polda Aceh Terbitkan DPO Oknum ASN di DSI Tersangka Pelecehan Seksual, Berikut Rangkaian Proses Hukumnya….

11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Trending di Hukum