Menu

Mode Gelap
Pemkab Nagan Raya Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral Pembina Puspolkam Mahasiswa Hukum Harus Jadi Penjaga Demokrasi dan Konstitusi Negara TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh  Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya 

Peristiwa

Air Krueng Tadu Hitam Pekat, Diduga Limbah Pabrik Kelapa Sawit Mengalir Bebas ke Sungai

badge-check


					Air Krueng Tadu Hitam Pekat, Diduga Limbah Pabrik Kelapa Sawit Mengalir Bebas ke Sungai Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Diduga pembuangan limbah dari salah satu pabrik kelapa sawit (PKS) air sungai Krueng Tadu berubah menjadi warna hitam. hal itu terpantau sepanjang aliran sungai Tadu Raya tercemar pembuangan limbah sembarangan.

Sekretaris Umum Aliansi Peduli Lingkungan (Apel) Nagan Raya Muhammad Rufa Alimuddin menyebutkan, pihaknya telah menemukan pencemaran sungai Krung Tadu oleh limbah Pabrik perusahaan. Apel tidak ingin menduga limbah tersebut dari PKS mana, namun dengan pembuangan limbah tersebut telah mencemari lingkungan.

Persoalan pembuangan limbah tersebut, bukan kali ini saja ditemukan oleh pihaknya namun telah terjadi setahun yang lalu dan bahkan sudah ada PKS nakal yang dibekukan izin operasionalnya oleh Pemkab Nagan Raya melalui DLH Kabupaten setempat ketika itu.

Untuk itu, Muhammad Rufa Alimuddin berharap kepada instansi terkait agar dapat melakukan peninjauan terhadap pencemaran sungai Krueng Tadu sehingga dapat di tindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Anggota DPR Aceh Teuku Raja Keumangan,SH.,MH atau sering disapa TRK dengan tegas menyebutkan siapapun PKS yang membuang limbah pabrik secara sembarangan harus ditindak. Menurut TRK hal itu melanggar dengan izin operasional (AMDAL) yang telah diterbitkan.

 

“Persoalan tersebut perlu segera ditelesuri oleh DLH setempat, guna untuk mengungkapkan PKS mana yang telah mencemari lingkungan di Tadu Raya,” tegas Sekretaris Fraksi Golkar DPR Aceh tersebut.

Menurut TRK, dengan pembuangan limbah pabrik tersebut juga akan mengakibatkan punahnya sejumlah ekosisten di sepanjang sungai Krueng Tadu.

“Ini perlu dilakukan pengecekan ke lokasi agar laporan masyarakat kepadanya dapat ditindak lanjuti terhadap PKS yang nakal serta tidak taat pada aturan,” kata TRK dengan tegas.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Lagi Asik Pacaran Dalam Mobil Depan Kantor Bupati Aceh Barat, Sepasang Remaja Diamankan Satpol-PP

14 April 2026 - 19:00 WIB

BPBK Abdya Hentikan Pencarian Warga Hilang, Hasilnya Tak Ditemukan

14 April 2026 - 18:32 WIB

Trending di Daerah