Menu

Mode Gelap
Forkab Aceh Selatan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ABAS Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara IAD Abdya Rayakan Hari Kartini Lewat Lomba Fashion Show Berkebaya Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan  Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Peusijuk 58 Calon Jamaah Haji, Pimpinan: Bentuk Pendampingan Spiritual Nasabah Yayasan Ipelmasat Seunagan Timur Menang di PTUN Banda Aceh, Camat Apresiasi  Tim SATA Lawyer

Peristiwa

Sempat Terjadi Perlawanan Pada Saat Satpol PP Tertibkan PKL di Meulaboh

badge-check


					Sempat Terjadi Perlawanan Pada Saat Satpol PP Tertibkan PKL di Meulaboh Perbesar

NarasiTerkini, com, Meulaboh- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama TNI Polri kembali melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL), di Jalan Nasional, tepatnya depan Suzuya, Meulaboh Aceh Barat, pada Jumat, (13/08/2021) sore.

Penertiban terhadap pedagang PKL tersebut pada awalnya sempat terjadi perlawanan, namun berkat kerjasama petugas gabungan yang juga melibatkan unsur Muspika berhasil membujuk pedagang itu sehingga tenda dan lapak PKL dapat dibongkar.

“Kegiatan penertiban seperti ini rutin kita lakukan terutama PKL yang berjualan di bahu Jalan Nasional, karena dianggap mengganggu kenyamanan lalu lintas, apalagi jalur ini padat kendaraan yang lewat,” kata Kasat Pol PP dan WH Aceh Barat, Dodi Bima Saputra, kepada Media.

Ia menyampaikan, selain di depan Mall Suzuya Meulaboh itu, ada beberapa titik lagi lokasi PKL yang sudah dipantau menganggu fasilitas publik, termasuk juga pengusaha yang mengeluarkan dagangan dari pertokoan sampai ke bahu Jalan Nasional Meulaboh.

Kegiatan ini kata Dodi, tidak bermaksud membuat pedagang susah, hanya saja perlu ditertibkan karena kondisi penempatan lapak dagangan mereka sudah melebihi batas kewajaran.

“Apalagi kita akan memperingati HUT RI Ke-76 tanggal 17 Agustus, jadi di lokasi seperti ini akan di pasangkan bendera dan juga atribut merah putih karenanya kita lakukan pembersihan agar lebih bagus,” ujarnya.

Meskipun melakukan pembongkaran, akan tetapi pihak Sat Pol PP tidak menyita barang dagangan dan juga tidak mengangkut kontruksi kayu dari tenda dan lapak pedagang.

Malahan kata Dodi, pihaknya membeli dagangan yang dijual oleh pedagang yang digusur sebagai cara membantu mereka dimasa pandemi Covid-19.

“Kita tidak hanya membongkar, tetapi juga kita beli dagangannya, setidaknya kita juga membantu ekonomi mereka di masa Pandemi Covid-19, sekalipun harus dilakukan penindakan karena sudah melanggar,” imbuhnya.

Turut hadir juga Camat Johan Pahlawan, Danramil Johan Pahlawan serta pihak Sat lantas Polres Aceh Barat mengatur lalu lintas selama proses eksekusi berlangsung tidak terjadi kemacetan lalulintas. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lagi Asik Pacaran Dalam Mobil Depan Kantor Bupati Aceh Barat, Sepasang Remaja Diamankan Satpol-PP

14 April 2026 - 19:00 WIB

BPBK Abdya Hentikan Pencarian Warga Hilang, Hasilnya Tak Ditemukan

14 April 2026 - 18:32 WIB

Plt Kalak BPBK Abdya Dituding Lemah Koordinasi, Pencarian Orang Hilang Jadi Terhambat

12 April 2026 - 12:17 WIB

Warga Nagan Raya dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit 

30 Maret 2026 - 21:46 WIB

Hebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit. | Foto : ist

Harap Berhati-hati, Oknum Gunakan Foto Ketua PWI Aceh Barat Diduga untuk Penipuan

18 Maret 2026 - 16:00 WIB

Trending di Peristiwa