Menu

Mode Gelap
Pemkab Aceh Barat Bersihkan Sampah di Pantai Pasar Baru Meulaboh Sinergi Cegah Karhutla, Langkah Nyata PT Surya Panen Subur dalam Tanggap Darurat Edukasi Hijau  HUT Ke-24 Nagan Raya Digelar 19–21 Juli, Bupati TRK Ajak Masyarakat Ramaikan Pesta Rakyat Tumbuh Kembangkan Olahraga, Disparpora Nagan Raya Kerjasama dengan Yayasan Inspire Indonesia PWI Nagan Raya Kirimkan Dua Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di Banda Aceh Antusias Orangtua Mempercayakan Pendidikan anak ke SMPN 5 Seunagan Tinggi, Pihak Sekolah Terpaksa Buka 4 Kelas

Opini

Jelang Pemilihan Rektor, Iskandar Daod: Siapapun Rektornya Nanti Home Basenya di UTU

badge-check


					Jelang Pemilihan Rektor, Iskandar Daod: Siapapun Rektornya Nanti Home Basenya di UTU Perbesar

 

Narasiterkini.com, Meulaboh- Menjelang pemilihan Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) yang baru menggantikan Profesor. Jasman J Ma’aruf beberapa bulan kedepan, ada sejumlah harapan mantan pejuang Kampus pada panitia demi kemajuan pesat universitas kedepannya yakni salah satu dambaan pemimpin ke depan mesti dosen tetap (home base) di kampus.

Mantan pejuang UTU T. Iskandar Daod, SE.Ak seperti dikutip media ini di laman bimcmedia.com Senin (21/03/2022) mengatakan, dirinya sangat berharap Kampus ternama di pantai barat selatan Aceh tersebut dipimpin oleh Rektor yang siap menyerahkan jiwa raga untuk kemajuan, menetap di universitas tidak hanya numpang kendalikan alias dosen BKO

 

 

 

” Saya faham aturan tidak mengatur demikian karena itu kampus Negeri jadi bebas calon rektor dari mana saja,” kata politisi Nasdem itu.

 

Namun secara moral dan kemauan rektor terpilih nantinya untuk pindah ke UTU secara full kan tidak dilarang juga oleh Undang-undang, itu bentuk komitmen tinggi seorang pejabat dalam mengendalikan kampus sehingga lebih fokus untuk memikirkan kemajuannya

” Saya berharap siapapun rektor terpilih nanti homebasenya di UTU, masak pimpinan universitas bukan milik UTU, ini kan aneh, kita bicara etika moral saja, jangan hanya berharap jabatan di kampus itu semata,” ujar Mantan anggota DPRA tersebut.

 

Jabatan yang diambil di UTU dapat dijaga sepenuh hati, jangan tidak sepenuh hati, masak pimpin kampus mau tapi home base diluar, jadi tolonglah diberi contoh yang baik ke depan, siapapun orangnya. Kata Iskandar.

 

 

 

“Sebagai contoh kita lihat masa Prof Apridar menjadi Rektor Malikussaleh Lhokseumawe dua periode hom base di sana kemudian kembali ke Unsyiah, Masak UTU gak bisa demikian” ungkap Iskandar heran

 

Artinya masalah perpindahan dapat dilakukan, perlu home base di UTU agar sepenuh hati dapat menjalankan amanah, pikirannya fokus tidak bercabang, maunya seperti itu jangan jadi rektor di UTU dosen di banda Aceh akhirnya habis waktu untuk hilir mudik, pungkasnya

Sebelumnya Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof.Jasman J Ma’aruf kepada awak media mengatakan tidak ada aturan yang mengharuskan calon pemimpin kampus ke depan harus menetap (home base) , itu ketentuan kementerian karena UTU sudah menjadi kampus Negeri

 

” Kita ini Perguruan Tinggi Negeri, jadi tidak boleh melanggar aturan yang telah diatur oleh Menteri, kalau kita buat aturan yang tak sesuai nanti ditolak, sama aja” katanya

 

Semua dosen yang memenuhi syarat boleh saja ikut kompetisi, nanti di uji, berapa kemampuan mereka memahami persoalan kampus, maka semua aturan itu dari kementerian , panitia tak boleh melanggar aturan yang ada, tegasnya

 

Ditanya apa gak mungkin rektor mengusulkan sebuah aturan terkait calon rektor harus menetap di UTU, Prof.Jasman spontan menjawab aturan itu berlaku Nasional dan itu nanti diketawain UTU, ujarnya sambil tertawa.

 

Sebagaimana diketahui, dalam waktu tiga bulan ke depan Rektor UTU Prof.Jasman akan mengakhiri jabatan di kampus tersebut, Dirinya akan kembali ke Universitas Syiah Kuala, banyak kemajuan dicapai selama memimpin universitas itu semoga siapapun terpilih ke depan makin lebih baik jangan sampai mengalami kemunduran, UTU harus menjadi inspirasi pihak lain sesuai visi-misinya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh 

27 Juni 2026 - 15:08 WIB

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Trending di Opini