Menu

Mode Gelap
Wabup Abdya Zaman Akli Sebut Acara Jalan Santai Terkandung Makna Persatuan BPK Aceh Audit Aset Kendaraan Dinas Pemkab Abdya Panitia Sebut Masyarakat Terlibat Bekerja Acara Bakar Lemang HUT Abdya ke-24 Gubernur Harus Monev Satgas TBS: Jangan Biarkan PKS di Nagan Raya Kebal Hukum Soal Rendah Harga Beli Sawit Nurdianto Desak Baitul Mal Abdya Publis Data Bantuan Rumah Layak Huni 2025, Seperti Apa Kriterianya Rekontruksi Pasca Bencana Menjadi Prioritas Pemkab Aceh Tengah Tahun 2027

Opini

Jelang Pemilihan Rektor, Iskandar Daod: Siapapun Rektornya Nanti Home Basenya di UTU

badge-check


					Jelang Pemilihan Rektor, Iskandar Daod: Siapapun Rektornya Nanti Home Basenya di UTU Perbesar

 

Narasiterkini.com, Meulaboh- Menjelang pemilihan Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) yang baru menggantikan Profesor. Jasman J Ma’aruf beberapa bulan kedepan, ada sejumlah harapan mantan pejuang Kampus pada panitia demi kemajuan pesat universitas kedepannya yakni salah satu dambaan pemimpin ke depan mesti dosen tetap (home base) di kampus.

Mantan pejuang UTU T. Iskandar Daod, SE.Ak seperti dikutip media ini di laman bimcmedia.com Senin (21/03/2022) mengatakan, dirinya sangat berharap Kampus ternama di pantai barat selatan Aceh tersebut dipimpin oleh Rektor yang siap menyerahkan jiwa raga untuk kemajuan, menetap di universitas tidak hanya numpang kendalikan alias dosen BKO

 

 

 

” Saya faham aturan tidak mengatur demikian karena itu kampus Negeri jadi bebas calon rektor dari mana saja,” kata politisi Nasdem itu.

 

Namun secara moral dan kemauan rektor terpilih nantinya untuk pindah ke UTU secara full kan tidak dilarang juga oleh Undang-undang, itu bentuk komitmen tinggi seorang pejabat dalam mengendalikan kampus sehingga lebih fokus untuk memikirkan kemajuannya

” Saya berharap siapapun rektor terpilih nanti homebasenya di UTU, masak pimpinan universitas bukan milik UTU, ini kan aneh, kita bicara etika moral saja, jangan hanya berharap jabatan di kampus itu semata,” ujar Mantan anggota DPRA tersebut.

 

Jabatan yang diambil di UTU dapat dijaga sepenuh hati, jangan tidak sepenuh hati, masak pimpin kampus mau tapi home base diluar, jadi tolonglah diberi contoh yang baik ke depan, siapapun orangnya. Kata Iskandar.

 

 

 

“Sebagai contoh kita lihat masa Prof Apridar menjadi Rektor Malikussaleh Lhokseumawe dua periode hom base di sana kemudian kembali ke Unsyiah, Masak UTU gak bisa demikian” ungkap Iskandar heran

 

Artinya masalah perpindahan dapat dilakukan, perlu home base di UTU agar sepenuh hati dapat menjalankan amanah, pikirannya fokus tidak bercabang, maunya seperti itu jangan jadi rektor di UTU dosen di banda Aceh akhirnya habis waktu untuk hilir mudik, pungkasnya

Sebelumnya Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof.Jasman J Ma’aruf kepada awak media mengatakan tidak ada aturan yang mengharuskan calon pemimpin kampus ke depan harus menetap (home base) , itu ketentuan kementerian karena UTU sudah menjadi kampus Negeri

 

” Kita ini Perguruan Tinggi Negeri, jadi tidak boleh melanggar aturan yang telah diatur oleh Menteri, kalau kita buat aturan yang tak sesuai nanti ditolak, sama aja” katanya

 

Semua dosen yang memenuhi syarat boleh saja ikut kompetisi, nanti di uji, berapa kemampuan mereka memahami persoalan kampus, maka semua aturan itu dari kementerian , panitia tak boleh melanggar aturan yang ada, tegasnya

 

Ditanya apa gak mungkin rektor mengusulkan sebuah aturan terkait calon rektor harus menetap di UTU, Prof.Jasman spontan menjawab aturan itu berlaku Nasional dan itu nanti diketawain UTU, ujarnya sambil tertawa.

 

Sebagaimana diketahui, dalam waktu tiga bulan ke depan Rektor UTU Prof.Jasman akan mengakhiri jabatan di kampus tersebut, Dirinya akan kembali ke Universitas Syiah Kuala, banyak kemajuan dicapai selama memimpin universitas itu semoga siapapun terpilih ke depan makin lebih baik jangan sampai mengalami kemunduran, UTU harus menjadi inspirasi pihak lain sesuai visi-misinya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mempertahankan Mahar Tinggi karena “Adat” Aceh Sedang Membuka Gerbang Pergaulan Bebas

24 Januari 2026 - 19:08 WIB

Polemik Umrahnya Bupati Aceh Selatan, Inpersi: Bencana Sudah Berlalu, Saatnya Bangkit Bersama

9 Desember 2025 - 13:13 WIB

Begal Terhadap Perempuan di Jalan Raya Kembali Terjadi, Ipelmasdam Dorong Korban untuk Berani Melapor ke APH

16 Oktober 2025 - 20:48 WIB

Terkait CSR 80% Usulan Pemkab, Dewan Ingatkan Bupati Agar Tak Ego Dalam Mengambil Kebijakan

13 Oktober 2025 - 18:58 WIB

Pemerhati Politik Aceh Selatan, Hennri : Pesta Demokrasi dan Tamu tak Diundang

22 Agustus 2025 - 08:54 WIB

Trending di Opini