Menu

Mode Gelap
Forkab Aceh Selatan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ABAS Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara IAD Abdya Rayakan Hari Kartini Lewat Lomba Fashion Show Berkebaya Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan  Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Peusijuk 58 Calon Jamaah Haji, Pimpinan: Bentuk Pendampingan Spiritual Nasabah Yayasan Ipelmasat Seunagan Timur Menang di PTUN Banda Aceh, Camat Apresiasi  Tim SATA Lawyer

Hukum

Tiga Warga Gayo Lues Diringkus Polres Abdya

badge-check


					Tiga Warga Gayo Lues Diringkus Polres Abdya Perbesar

Narasiterkini.com, Blangpidie – Personil Polres Aceh Barat Daya (Abdya) meringkus tiga pelaku pembawa getah pinus ilegal di jalan lintas Abdya – Gayo Lues tepat di Kilometer 5 Gampong Ie Mirah Kecamatan Babahrot Kabupaten Abdya pada Senin 25 April 2022 dini hari.

Getah pinus sebanyak 6 ton tersebut diangkut dari Desa Bukut Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Rencananya hendak dijual oleh pelaku ke PT Jaya Media Internusa (JMI) yang berada di Kabupaten Aceh Tengah, hal tersebut disampaikan Kapolres Abdya melalui Wakapolres Kompol Muhayat Effendie dalam konferensi pers di halaman Mapolres Abdya, Selasa (26/4/2022).

Dalam pengungkapan itu, Polisi mengamankan tiga pelaku masing-masing AYS (27) warga Desa Penampaan Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, LI (26) warga Desa Titi Pasir Kecamatan Semadam, Aceh
Tenggara dan AM (39) warga Desa Rampelan Pinang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues.

“Getah Pinus itu didapatkan oleh AM yang di beli dengan harga Rp5.000 sampai Rp7.000 per kilo. Selanjutnya dijual dengan harga Rp8.000 per kilogram,” kata Waka Polres Abdya, Kompol Muhayat Effendie didampingi Kasat Reskrim, Iptu Rivandi Permana.

Lanjutnya, getah pinus itu diangkut pelaku tanpa memiliki dokumen resmi, akibat tanpa dilengkapi Surat Keterangan Sah Hasil Hutan Bukan Kayu (SKSHHBK) sehingga pelaku terpaksa diamankan oleh pihak kepolisian guna dimintai keterangan.

Selain mengamankan tiga pelaku, personil Polres Abdya ikut mengamankan barang bukti lain berupa satu unit mobil Cold Diesel merek mitsubhishi canter dan 110 karung goni dengan jumlah keseluruhan getah pinus tersebut adalah sebanyak kurang lebih 6 ton.

“Pelaku dijerat dengan pasal 130 Ayat 2 jo pasal 68 ayat 1 huruf f Qanun Aceh Nomor 7 tahun 2016 tentang Kehutanan Aceh dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 bulan serta denda paling tinggi Rp50 juta,” pungkasnya. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara

21 April 2026 - 20:50 WIB

Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan 

21 April 2026 - 15:23 WIB

Yayasan Ipelmasat Menang di PTUN Banda Aceh dalam Gugatan Tanah Asrama Mahasiswa

20 April 2026 - 20:32 WIB

Belum Sebulan, Polres Abdya Telah Meringkus Lima Terduga Penyalahgunaan Narkoba

15 April 2026 - 18:22 WIB

SaKA Minta Polda Aceh Panggil Oknum Polisi Yang Diduga Pungli ditambang Emas Ilegal

14 April 2026 - 19:57 WIB

Trending di Daerah